Beranda Pariwisata Status GAK Turun, Okupansi Hotel Anyer-Cinangka Diharapkan Pulih

Status GAK Turun, Okupansi Hotel Anyer-Cinangka Diharapkan Pulih

Kepala Disparpora Kabupaten Serang Anas Dwi Satya saat ditemyi di Pemkab Serang. (Iyus/bantennews)

KAB. SERANG – Penurunan status Gunung Anak Krakatau (GAK) dari Level III Siaga ke Level II Waspada mulai membuka peluang pemulihan pariwisata di kawasan Anyer dan Cinangka, Kabupaten Serang.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang kini mendorong wisatawan kembali berkunjung setelah erupsi GAK sebelumnya memicu pembatalan reservasi hotel dalam jumlah besar.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya mengatakan, pembatalan kunjungan sempat menekan tingkat hunian hotel di kawasan wisata tersebut.

“Cancel cukup tinggi kemarin, antara 50 sampai 80 persen, variasi juga sih antara hotelnya,” kata Anas, Selasa (22/9/2026).

Menurut Anas, penurunan status GAK dan berkurangnya aktivitas erupsi menjadi sinyal positif bagi pemulihan sektor pariwisata. Ia mengajak wisatawan kembali mengunjungi Pantai Anyer dan Cinangka dengan tetap memperhatikan informasi resmi terkait kondisi gunung.

“Artinya sudah Anyer ini sudah mulai aman kalau buat dikunjungi. Kemarin juga aman sih sebetulnya, cuma karena jarak dari kawah ke Anyer itu jauh,” ujarnya.

Untuk mengembalikan aktivitas wisata, Disparpora Kabupaten Serang menyiapkan sejumlah kegiatan promosi. Salah satunya melalui kegiatan cleaning beach atau bersih-bersih pantai.

“Kita melakukan cleaning beach, bersih-bersih pantai dan juga kegiatan-kegiatan lain. Di Cinangka juga ada Pekan Cinangka Bahagia. Itu buat promosi bahwa Anyer-Cinangka sudah aman,” katanya.

Anas berharap, penurunan status GAK segera mengembalikan kepercayaan wisatawan. Menurutnya, sektor perhotelan menjadi salah satu yang paling terdampak ketika wisatawan membatalkan kunjungan.

Sementara itu, Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah berharap, aktivitas GAK terus menurun sehingga sektor pariwisata kembali bergerak.

“Harapannya tentu semoga semakin turun aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau sehingga kemudian okupansi dari perhotelan juga bisa menggeliat lagi,” kata Zakiyah.

Baca Juga :  BPS: Warga Banten Lebih Gemar Liburan ke Luar Provinsi

Zakiyah mengakui, erupsi GAK membuat sejumlah wisatawan membatalkan rencana kunjungan ke kawasan Anyer dan Cinangka. Menurutnya, wisatawan mengambil keputusan tersebut demi mempertimbangkan faktor keselamatan.

“Kita tahu karena kemarin adanya erupsi Gunung Anak Krakatau, banyak okupansi dari hotel-hotel di wilayah pariwisata kita, Anyer dan Cinangka, itu mereka membatalkan kehadiran atau kunjungannya ke wilayah Anyer dan Cinangka. Tapi memang itu demi keselamatan semua,” ujarnya.

“Oleh karena itu, tentu kita berdoa bersama, semoga makin menurun erupsinya, sehingga kemudian aktivitas masyarakat tentunya dan giat pariwisata di wilayah Kabupaten Serang bisa kembali seperti sediakala,” tambah Zakiyah.

Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Wahyudin