Beranda Hukum Spesialis Pencuri Beras di Serang Ditembak Polisi

Spesialis Pencuri Beras di Serang Ditembak Polisi

Kepala Satreskrim Polres Serang, AKP David Chandra Babega (tengah) didampingi Kanit Pidum Iptu Ilman Robiana (kiri) saat ekspose kasus pencurian beras. (Wahyu/bantennews.co.id)

SERANG – Tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Serang Kabupaten berhasil meringkus tiga pelaku spesialis pencurian beras di Kampung Dukuh Kawung, Desa Cimaung, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang.

Satu pelaku bernama Sumarna (30) warga Bojong Mada, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melarikan diri.

Dari ketiga tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa beras jenis rojo lele sebanyak 18 karung, mini bus Grand Max B 1894 FYJ yang digunakan sebagai alat angkut barang curian, satu linggis serta dua gunting besar.

Kepala Satreskrim Polres Serang, AKP David Chandra Babega mengatakan tersangka Sumarna dan Riki (36) warga Desa Damping, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, ditangkap saat berencana akan melakukan pencurian yang kali kedua di rumah toko (ruko) milik Rubani (46) warga Panosogan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang pada Sabtu (1/12/2018) sekira pukul 01.00 WIB.

“Tersangka Sumarna dan Riki ditangkap saat berencana akan membobol ruko beras milik Rubani yang berada di sekitar Pasar Cikeusal. Karena ditemukan linggis dan gunting dalam kendaraan, Tim Opsnal langsung mengamankan kedua tersangka,” kata Kasatreskrim saat ekspose, Senin (10/12/2018).

Dalam pemeriksaan, kedua tersangka akhirnya mengakui jika linggis dan gunting besar tersebut biasa digunakan untuk membongkar gudang dan toko beras. Tersangka Sumarna juga mengakui bersama Riki dan satu rekannya bernama Sarim, 36, pada Selasa (27/11/2018), berhasil mengangkut 58 karung beras rojo lele dari toko milik Rubani.

Dari keterangan tersangka, tersangka Sumarna dan Riki dibawa Tim Opsnal untuk menunjukkan tempat tinggal Sarim. Tersangka Sarim berhasil ditangkap sekitar pukul 04.00, di rumahnya di Desa Suka Mekarsari, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak.

“Dalam pengembangan untuk mendapatkan barang bukti beras, tersangka Sumarna berusaha melarikan dan petugas terpaksa menembak pada batis kanan karena tidak menggubris tembakan peringatan,” kata Kasat didampingi Kanit Pidum, Ipda Ilman Robiana.

Dari pengakuan para tersangka juga terungkap selain Kabupaten Serang, kawanan spesialis pencurian beras ini telah melakukan serangkaian aksi di sejumlah tempat di antaranya di Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Lebak.

“Sepanjang aksinya ini, ketiga tersangka belum pernah tertangkap,” terang Kasat seraya mengatakan ketiganya dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. (You/Red)