Beranda Politik Spanduk Kampanye Dicopot, Relawan Ali Mujahidin-Firman Mutakin Lapor ke Bawaslu

Spanduk Kampanye Dicopot, Relawan Ali Mujahidin-Firman Mutakin Lapor ke Bawaslu

Presidium Alumni 2010, Tim Relawan paslon Ali Mujahidin - Firman Mutakin saat menyampaikan laporan ke Bawaslu Cilegon. (Gilang)

CILEGON – Presidium Alumni (PA) 2010, yang merupakan Tim Relawan pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Cilegon, Ali Mujahidin dan Firman Mutakin mendatangi kantor Bawaslu Cilegon, Senin (9/11/2020).

Tujuannya yakni melaporkan insiden pencopotan spanduk kampanye paslon dari jalur independen tersebut oleh oknum yang sudah diketahui identitasnya.

“Kejadiannya itu hari Minggu (8/11/2020) kemarin di Lingkungan Tegal Cabe Gajah Mungkur RT 05/02. Ada satu alat peraga kampanye kita berupa spanduk yang dicopot. Awalnya kita menanyakan kepada pemilik bangunan yang dipasangi spanduk, dan diberitahukanlah siapa pelaku pencopotan. Pelakunya sudah sempat kita datangi, dan dia mengakui,” ungkap Heryadi, pelapor kepada Bawaslu Cilegon.

Selain akan mengawal tindak lanjut dari laporan tersebut, Sekretaris PA 2010 ini juga menambahkan bahwa akan menunggu sikap tegas Bawaslu Cilegon dalam menegakkan aturan.

“Alat bukti berupa spanduk yang dicopot sudah kita serahkan ke Bawaslu. Kita laporkan untuk mengetahui seperti apa sanksinya, silakan kalau punya pilihan, tapi kita tidak mau lagi ada intimidasi seperti itu,” katanya.

Sementara Ketua Bawaslu Cilegon, Siswandi mengatakan sebelum mengambil langkah lebih lanjut pihaknya akan mempelajari laporan tersebut untuk memastikan terpenuhinya unsur-unsur pelanggaran.

“Kita akan lakukan penelusuran dan meminta keterangan terlebih dulu. Kalau memang unsur-unsur itu terpenuhi, maka kami akan meminta pendampingan dari unsur Kepolisian dan Kejaksaan. Dari Gakkumdu itu dapat diketahui, apakah ada unsur pidananya atau tidak, kalau terpenuhi barulah naik ke tingkat penyidikan oleh Kepolisian,” katanya melalui sambungan telepon. (dev/red)