Beranda Hukum Sosialisasi Bahaya Organisasi Radikal, Ditpolairud Polda Banten Gandeng Tokoh Lebak dan Pandeglang

Sosialisasi Bahaya Organisasi Radikal, Ditpolairud Polda Banten Gandeng Tokoh Lebak dan Pandeglang

Plh Kasi Binmas Perairan Subdit Patroli Ditpolairud Polda Banten, Kompol Syamsul Bahri (tengah) berfoto bersama tokoh masyarakat Cikeusik. (istimewa)

PANDEGLANG – Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten kembali melakukan silaturahmi dan tatap muka langsung dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda pesisir, Selasa (23/7/2019).

Kali ini silaturahmi dengan tokoh-tokoh dari Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak itu dikemas dalam program Quick Wins Kegiatan 1 yang dihelat di Berkah Villa Resort.

Plh Kasi Binmas perairan Subditpatroli Ditpolairud Polda Banten, Kompol Syamsul Bahri mengatakan Quick Wins Kegiatan 1 itu mengusung tema penertiban dan penegakkan hukum bagi organisasi radikal dan anti Pancasila.





“Kita terus berupaya menyampaikan informasi kepada masyarakat akan bahaya organisasi radikal, bagaimana potensinya dan ancaman hukum bagi orang-orang yang terlibat,” ujarnya.

Dikatakan, dalam sosialisasi itu pihaknya turut mengundang sejumlah tokoh dari Desa Muara Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak dan tokoh dari Desa Cikeusik, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang.

“Acara itu dilanjutkan pula dengan pemberian sarana kontak sembako dan ring bouy, bendera merah putih dan teks Pancasila dari Direktorat Polairud Polda Banten,” imbuhnya.

Suasana sosialisasi program quick wins kegiatan 1. (istimewa)

Sementara itu Toton, selaku tokoh masyarakat Desa Muara Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak mengapresiasi terkait dengan adanya giat sosialisasi tersebut.

“Kami sebagai bagian dari masyarakat tentunya sangat berterima kasih atas informasi dan edukasi dari Ditpolairud, semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan untuk memberikan wawasan luas kepada masyarakat tentang bahayanya organisasi radikal pada keutuhan negara,” katanya. (dev/red)