Beranda Pemerintahan Soal Insentif Tenaga Medis Covid-19, Pemprov Banten Akan Bayar Selisih Biaya

Soal Insentif Tenaga Medis Covid-19, Pemprov Banten Akan Bayar Selisih Biaya

Ilustrasi - foto istimewa detik.com

SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan menanggung biaya selisih uang insentif ratusan tenaga kesehatan (Nakes) di Rumah Sakit Umum (RSU) Banten. Dengan kata lain, pemprov memastikan jika jumlah nominal yang dibayarkan tetap sama seperti yang dijanjikan.

Diketahui, Menteri Keuangan (Menkeu) mengeluarkan kebijakan terkait pemberian uang insentif bagi nakes yang menangani Covid-19. Rinciannya, untuk dokter spesialis sebesar Rp15 juta, dokter umum Rp10 juta, bidan dan perawat sebesar Rp7,5 juta dan tenaga medis lainnya sebesar Rp5 juta.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, Rina Dewiyanti menjelaskan, Pemprov Banten menunjukkan komitmen dalam memerangai oenyebaran Covid-19. Salah satunya menetapkan RSU Banten menjadi pusat rujukan Covid-19 di Provinsi Banten.

“Keseriusan itu tentu harus didukung dokter spesialis dan nakes lainnya. Karena disitu mereka cukup berisiko terhadap paparan Covid-19. Makanya kita berikan insentif,” kata Rina kepada BantenNews.co.id, Sabtu (9/5/2020).

Informasi yang dihimpun, Pemprov Banten akan memberikam insentif untuk dokter sepsialis sebesar Rp75 juta, dokter umum Rp50 juta, bidan dan perawat sebesar Rp17 juta hingga Rp22 juta, tenaga medis dan non medis lainnya Rp15 juta dan office boy (OB) sebesar Rp5 juta.

Rina juga menilai jika pemprov membayarkan sesuai dengan regulasi pusat tentu para nakes tidak akan menerima. Oleh karena itu, pihaknya menyiapkan standar satuan harga (SSH) yang disesuaikan dengan regulasi pusat.

“Maka harus ada perhatian lebih dari daerah. Apalagi RS Covid-19. Kita sesuaikan selisihnya, untuk dokter spesialis kan Rp75 juta, jadi dari pusat Rp15 juta kita siapkan selisihnya Rp60 juta. Intinya supaya sama dengan angka sebelumnya,” ujar Rina.

Pihaknya juga berharap, seluruh pelayanan terkait penanganan Covid-19 di RSU Banten tetap berjalan.

Baca Juga :  WH : Jalan Rusak Menyakiti Hati Rakyat

Diberitakan sebelumnya, ratusan tenaga medis RSU Banten mengancam akan melakukan aksi mogok kerja. Hal itu dipicu lantaran uang insentif yang dijanjikan oleh Pemprov Banten hingga kini belum dicairkan.

(Tra/Mir/Red)