Beranda Politik Soal Balon Wakil Walikota, Iye Iman Rohiman Gaet Ketua DPC Gerindra Cilegon

Soal Balon Wakil Walikota, Iye Iman Rohiman Gaet Ketua DPC Gerindra Cilegon

457
0
Konsolidasi DPC Demokrat Cilegon. (Gilang)

CILEGON – Bakal calon (balon) Walikota Cilegon Iye Iman Rohiman diketahui telah memutuskan untuk berpasangan dengan Awab dalam menghadapi kontestasi Pilkada Cilegon 2020 ini. Keputusan Iye memilih Ketua DPC Gerindra Cilegon itu terungkap dalam konsolidasi DPC partai Demokrat Cilegon di salah satu rumah makan, Senin (29/6/2020) malam yang turut dihadiri tim Pemenangan Iye Iman Rohiman, beserta Awab.

Ketua DPC Demokrat Cilegon, Rahmatulloh mengungkapkan keputusan itu seiring dengan berakhirnya masa berlaku surat tugas yang dikeluarkan DPP partai Demokrat kepada Iye Iman Rohiman.

“Iye Iman Rohiman ditugaskan DPP Demokrat untuk mencari pasangan, dan hari ini sudah terjawab bahwa pasangannya adalah bapak Haji Awab. Termasuk tugas untuk membangun komunikasi politik yang sudah terjawab, yakni PAN, PPP dan Demokrat, genap 8 kursi,” ujar Rahmatulloh.

Dikatakan Rahmatulloh, politik di Kota Cilegon terus berjalan dinamis. Kendati DPP Gerindra sudah memutuskan untuk berkoalisi dengan partai lainnya, namun hal itu menurutnya bukan menjadi persoalan bagi partainya untuk memberikan dukungan kepada pasangan Iye-Awab.

“Selama yang bersangkutan (Awab) tidak keberatan, kenapa tidak kita ambil kesempatan ini. Kalau yang memiliki saja tidak mau mengambil, ya terpaksa kita ambil. Mudah-mudahan kami partai koalisi tidak salah dalam mendukung pasangan Iye-Awab ini, karena sudah melalui kajian kita bersama. Kita harapkan segera akan dideklarasikan,” katanya.

Sebelumnya, Iye Iman Rohiman yang dihubungi terpisah mengaku selain telah melaksanakan tugas dari partai berlambang mercy tersebut, pihaknya pun terus berkoordinasi secara intens dengan partai-partai koalisi lainnya.

“Yang namanya kita diberikan kepercayaan itu kan tidak kita abaikan. (Soal balon pendamping Awab-red) ya kalau diilustrasikan mencari mobil, ya mobilnya sudah ketemu, tapi kan penyerahnnya belum. Prinsipnya kita sekarang ini ada dalam satu keluarga besar, juga termasuk Demokrat di dalamnya. Artinya prosesnya itu masih berjalan, tapi saya sudah ajukan ini lho pendamping saya. Dan saya tidak mau mendahului atau mengklaim sesuatu yang belum final secara faktanya,” katanya. (dev/red)