Beranda Peristiwa Siswa di Kota Tangerang Diduga Keracunan Menu MBG, Wahidin Halim Ancam Lapor...

Siswa di Kota Tangerang Diduga Keracunan Menu MBG, Wahidin Halim Ancam Lapor ke Presiden

Ilustrasi

TANGERANG — Dugaan keracunan akibat mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat. Kali ini, kasus tersebut diungkap oleh Anggota DPR RI sekaligus mantan Gubernur Banten, Wahidin Halim, yang menyebut hampir seratus siswa diduga menjadi korban.

Para korban berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari siswa SMA, SMK, Taman Kanak-kanak, hingga santri dari Yayasan Tahfidzul Qur’an Wahidin Halim.

Wahidin Halim, yang akrab disapa WH, mengatakan para siswa mengalami gejala seperti sakit perut, diare, hingga muntah-muntah tak lama setelah mengonsumsi menu MBG. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 8 April 2026.

“Hampir 100 orang, anak-anak SMA, SMK farmasi, anak TK Al Irsyadiyah, pondok pesantren WH tahfidz. Dan kabarnya kurang lebih seratus orang tengah malam terserang penyakit, buang-buang air, perutnya melilit dan juga ada yang muntah. Ini berbahaya,” ujar WH, dikutip dari akun Instagram resminya, Minggu (12/4/2026).

WH menjelaskan, makanan MBG tersebut berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola oleh Yayasan Banten Hebat. Lokasi dapur SPPG disebut berada tidak jauh dari kediamannya.

Ia menduga penyebab keracunan berasal dari menu makanan berupa telur dengan tambahan mayones yang dibagikan kepada para siswa pada hari kejadian.

“Terjadi keracunan waktu makanan yang diberikan pada hari Rabu tanggal 8, karena diberikan telur pakai mayonnaise,” ungkapnya.

Selain itu, WH juga menyoroti pengelolaan program MBG yang dinilai rawan penyimpangan. Ia menyebut nilai makanan yang diterima siswa diduga tidak sesuai dengan anggaran yang seharusnya.

“Program ini konsepnya bagus untuk mencerdaskan anak bangsa. Namun dalam pelaksanaannya sarat dengan praktik korupsi. Kalau kita hitung, nilainya tidak sampai Rp7.000 per anak,” ujarnya.

Baca Juga :  Jadi Kawasan Perguruan Tinggi, XL Axiata Jaga Kualitas Jaringan Data di Jatinangor 

Atas temuan tersebut, WH berencana melaporkan persoalan ini ke Badan Gizi Nasional (BGN). Ia bahkan mengancam akan menyampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai bahan evaluasi program MBG.

“Saya sampaikan bila perlu ke Presiden. Jadi kalau sekarang banyak orang yang mengkritik, memang dalam praktiknya masih banyak persoalan yang cukup kompleks,” tegasnya.

Penulis: Saepulloh
Editor: Usman Temposo