Beranda Hukum Sindikat Penipuan Modus Cek Palsu di Tangerang Ditangkap

Sindikat Penipuan Modus Cek Palsu di Tangerang Ditangkap

Ilustrasi - foto istimewa tribunnews.com

JAKARTA – Polisi membekuk lima orang pelaku sindikat penipuan bermodus cek palsu. Pelaku menipu korban dengan modus menyebarkan cek palsu di daerah Tangerang.

“Pelaku membuat surat berharga fiktif dari perusahaan tertentu berupa lembar cek bank senilai Rp 4,7 miliar dan lembar SIUP. Kemudian surat tersebut dimasukkan ke amplop cokelat bertulis dokumen penting dan disebar di perumahan atau tempat usaha,” kata Kapolres Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan lewat keterangan tertulisnya yang dikutip detik.com, Jumat (12/10/2018).

Kelima pelaku yang dibekuk yakni Amirullah (24), Saenam (27), Ahmad Nugraha (23), Hermansyah (26), dan Andi Suryatno (42). Para pelaku mempunyai peran masing-masing seperti menyebarkan amplop berisi cek dan SIUP palsu hingga mengatur percakapan dengan korban yang menemukan amplop.

Jika korban menemukan dan membaca, diminta untuk menghubungi nomor HP yang tertera di SIUP. Korban lalu menghubungi nomor yang tertera hingga kemudian pihak perusahaan berterima kasih dan janji memberikan e-cas senilai Rp 280 juta.

“Pelapor terbujuk adanya e-cash dan mengikuti petunjuk pelaku untuk transfer uang. Sehingga dalam satu hari, pelapor melakukan sebanyak empat kali transfer uang melalui ATM-nya ke rekening pelaku dan akibatnya pelapor mengalami kerugian uang senilai Rp 10.396.300,” ujar Harry.

Polisi akhirnya memperoleh identitas pelaku setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak dan melakukan profiling. Kelima pelaku akhirnya ditangkap di sebuah rumah. Polisi kemudian menggeledah dan menyita barang bukti sebagai sarana dan alat yang digunakan sindikat pelaku.

Barang bukti di antaranya yakni ratusan lembar SIUP, ratusan lembar cek bank, laptop, dua unit printer, 25 kartu ATM, 15 rim kertas HVS, pemotong kertas, alat laminating, dan satu alat press dan pemotong. Para pelaku disangkakan pasal 378 KUHP tentang penipuan. (Red)