Beranda Pemerintahan Silpa 2025 Membengkak dari Target, Walikota Cilegon Ucap Syukur

Silpa 2025 Membengkak dari Target, Walikota Cilegon Ucap Syukur

Kantor Walikota Cilegon. (Maulana/bantennews)

CILEGON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mencatatkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) mencapai sekitar Rp80 miliar pada 2025. Kondisi keuangan itu diklaim sebagai keberhasilan Pemkot dalam penghematan anggaran.

Hal itu diutarakan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra saat ditanyai soal catatan keuangan Pemkot Cilegon pada 2025, Senin (5/1/2026) lalu.

“SILPA Rp80 miliar, karena pendapatan melebihi target secara keseluruhan dan ada efisiensi belanja yang kurang penting bagi masyarakat,” katanya kepada wartawan.

Usut punya usut, capaian SILPA sebesar Rp80 miliar itu sejatinya meleset dari target yang telah tertuang dalam dokumen RPJMD 2025. SILPA direncanakan hanya sekitar Rp40 miliar. Membengkaknya SILPA tersebut diduga kuat akibat sejumlah program yang tidak diselesaikan.

Belum lagi soal Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkot Cilegon yang dinilai inkonsisten. Pasalnya, sebelumnya TAPD sempat mengajukan permohonan rasionalisasi belanja sekitar Rp140 miliar kepada DPRD Cilegon. Permohonan itu diajukan karena target pendapatan daerah dinilai tidak tercapai, alih-alih di akhir tahun mengklaim pendapatan melebihi target.

Meski begitu, Walikota Cilegon Robinsar tetap mengucapkan syukur atas catatan membengkaknya SILPA dari target yang telah ditentukan dalam dokumen RPJMD 2025 tersebut.

“Di tahun 2025 kita bisa melewati defisit anggaran. Alhamdulillah di awal tahun ini kita bisa SILPA,” ucapnya saat pidato dalam apel pagi di halaman Kantor Walikota Cilegon, Senin (5/1/2026) lalu.

Robinsar juga mengklaim capaian itu merupakan bentuk komitmen, kerja keras bersama dalam menghindari membuat kegiatan-kegiatan tidak penting atau recofusing.

“Ternyata di tahun 2026 ini banyak juga tantangan yang harus sama-sama kita hadapi. Dengan kondisi transfer keuangan daerah yang terpotong sebanyak Rp235 miliar, lebih besar dari tahun lalu kurang lebih Rp135 miliar,” ujarnya.

Baca Juga :  Destinasi Wisata Gratis tanpa Destinasi: Membuat Janji Tanpa Membaca Realita

Oleh karena itu, ia minta kepada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkot Cilegon untuk memaksimalkan dan mengoptimalkan anggaran yang ada.

“Semangat efisiensi harus terus kita tanamkan pada tahun 2026,” tutupnya.

Penulis : Maulana
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd