Beranda Advertorial Sidak SDN 20 Kota Serang, DPRD Temukan Bangunan Rusak

Sidak SDN 20 Kota Serang, DPRD Temukan Bangunan Rusak

933
0
Wakil Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi saat menggelar inspeksi mendadak (Sidak) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 20 Kota Serang di Jalan Yumaga, Benggala, Kota Serang, Kamis (8/8/2019)

SERANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang menyesalkan masih ditemukannya bangunan sekolah rusak di tengah Kota Serang. Padahal, Kota Serang merupakan ibukota Provinsi Banten.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi saat menggelar inspeksi mendadak (Sidak) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 20 Kota Serang di Jalan Yumaga, Benggala, Kota Serang, Kamis (8/8/2019).

Politisi partai Gerindra itu mengatakan, bangunan SDN 20 yang berlantai dua itu sudah bisa dianggap tidak layak. Hal itu karena, pada ruang kelas ditemukan kerusakan cukup parah seperti sejumlah atap ruang kelas jebol, kayu kusen keropos hingga lantai keramik pecah. Kondisi kerusakan tersebut, kata dia, membuat siswa dan guru tidak nyaman.

“Kalau saya lihat bangunannya gak layak, bahkan ada juga plafon yang membahayakan anak-anak kecil yang lagi belajar, makanya kami sidak karena adanya aduan dari orangtua murid,” kata Budi kepada wartawan.

Ia mengatakan dari informasi yang ia terima saat ini, pembangunan SDN 20 tersebut sudah dalam proses lelang. Sehingga, pihaknya akan memanggil Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULPBJ) Kota Serang untuk mendorong percepatan pembangunan.

“Makanya saya mau cek di ULP juga sudah sejauh mana. Nanti saya panggil ULP nya supaya lebih jelas,” ucap dia.

Selain SDN 20 Kota Serang, ujar dia, masih banyak bangunan sekolah di Kota Serang yang masih membutuhkan rehabilitasi. Sehingga, pihaknya akan terus mendorong agar lembaga pendidikan bisa layak dan tidak membahayakan bagi siswa dan gurunya. “Banyak kalau mau ngitung itu, kemarin saja mengajukan rehab itu 70 an, ada rehab ringan, rehab berat,” ujarnya.

Sementara itu Kepala SDN 20 Kota Serang Ida Sa’adiah mengatakan, sudah membuat proposal terkait rehabilitasi ruang kelas. Sehingga, dengan kedatangan anggota DPRD Kota Serang diharapkan bisa mendorong percepatan proses rehabilitasi.

“Mudah-mudahan saja ini kerjasamanya dengan pihak terkait akan segera diatasi oleh mereka,” kata dia.

Ruang kelas yang mengalami kerusakan, ujar dia, di lantai dua ada empat ruang kelas dan di bawah tiga. Meski demikian, sambil menunggu proses rehabilitasi pihaknya masih merasa nyaman dengan kondisi ruang kelas saat ini.

“Sementara ini kami nyaman-nyaman saja, plafon yang sudah jebol akan saya perbaiki sementara,” ujarnya. (Advertorial)