Beranda Peristiwa Setelah Soroti Anggaran Eksklusif, Giliran Gaji DPRD Tangsel Dikritik Leony

Setelah Soroti Anggaran Eksklusif, Giliran Gaji DPRD Tangsel Dikritik Leony

Gedung DPRD Kota Tangsel. (Istimewa)

TANGSEL – Mantan penyanyi cilik Leony Vitria kembali mengunggah kritik tajam terhadap anggaran gaji anggota DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tahun 2025 yang dinilai terlalu besar.

Melalui unggahan di kanal Instagram @leonyvh, Leony menyebut, alokasi anggaran untuk menggaji sekitar 50 anggota DPRD Tangsel pada tahun depan mencapai lebih dari Rp46 miliar.

Angka itu, kata dia, belum termasuk berbagai fasilitas tambahan seperti pakaian dinas dan pemeriksaan kesehatan rutin.

“Anggaran tahun 2025 untuk gaji anggota DPRD Tangsel sebesar Rp 46.056.601.765. Lalu yang digaji sebanyak 50 orang, jadi per tahun anggaran gaji mereka Rp 921.132.035 per orang. Ini belum plus baju dan medical check up mereka,” tulis Leony, sebagaimana dikutip BantenNews.co.id, Jumat (26/9/2025).

Tak hanya itu, Leony juga mengajak DPRD Kota Tangsel dan Walikota Benyamin Davnie untuk berdialog secara terbuka dengan masyarakat.

“Panggilan untuk @dprdtangselkota, ini masyarakat Tangsel mau dialog terbuka dengan Pak Wali Kota @benyamindavnie_official. Bisa tolong segera diagendakan ya. Kami tunggu, yuk pada kerja yuk!” ujarnya.

Atas hal itu, Bantennews.co.id mencoba menyisir warga Tangsel, menanyakan respon terkait unggahan tersebut.

Ali Hamdan, Ketua Gerakan Mahasiswa Nusantara menyebut itu hal bagus untuk kemajuan demokrasi yang transparan.

“Yang dilakukan dia (Leony) itu bagus sebagai upaya menyadari masyarakat terkait apa saja yang didapat oleh legislatif,” kata Ali kepada Bantennews, di Kecamatan Ciputat Timur, Jumat (26/9/2025).

Ia berharap DPRD mendengarkan dan menjalankan tugas sesuai fungsinya.

“Ya, semoga segera itu dilakukan ajakan dialog, agar semua transparan,” pungkasnya.

Senada, Andika Wijaya, Mahasiswa Universitas Pamulang, mengatakan bahwa itu sudah jadi hal yang wajib dilakukan bagi rakyat.

“Sebagai orang yang punya privilese, kak Leony harus membagikan apa yang dia tahu kepada masyarakat banyak, dan itu kan jadi membuka cakrawala terhadap sesuatu yang belum banyak diketahui. Apalagi itu soal gaji kan, nah itu kan kita yang bayar sebagai rakyat, ya kita juga perlu awasi itu uang buat apa dan lainnya,” kata Andika.

Baca Juga :  Daihatsu Taruna Ringsek Tertimpa Batang Pohon Kelapa di Ciwandan

Sebelumnya, pada Rabu (17/9/2025), Leony juga sempat mengunggah tangkapan layar Rencana Pendapatan dan Belanja Daerah (RPBD) Kota Tangsel 2025.

Dalam unggahannya, ia menyoroti sejumlah pos anggaran yang dinilai tidak masuk akal, antara lain, Perjalanan dinas Rp 117 miliar, Pembelian cinderamata Rp20 miliar, Konsumsi rapat Rp60 miliar, dan Pengadaan alat tulis kantor (ATK) Rp38 miliar.

Atas Unggahan itu, Walikota Tangsel, Benyamin Davnie menyatakan, angka-angka dalam RAPBD merupakan akumulasi dari seluruh kegiatan di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selama satu tahun anggaran.

Ia menambahkan, laporan keuangan tersebut telah melalui proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Itu akumulasi kegiatan OPD, dan semuanya sudah diaudit BPK,” kata Benyamin saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Hingga berita ini ditulis, BantenNews.co.id masih berusaha mengkonfirmasi DPRD Kota Tangsel terkait informasi yang beredar.

Penulis : Ahmad Rizki
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd