Beranda Olahraga Setelah 10 Tahun Vakum, Porkot Serang Kembali Digelar

Setelah 10 Tahun Vakum, Porkot Serang Kembali Digelar

Pembukaan Pekan Olahraga Kota (Porkot) Serang 2025

SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang kembali menggelar Pekan Olahraga Kota (Porkot) Serang 2025 sebagai wadah pembinaan atlet muda sekaligus ajang mempererat semangat kebersamaan antarwarga.

Kegiatan bergengsi ini resmi dibuka oleh Wali Kota Serang, Budi Rustandi, di GOR Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, Jumat (24/10/2025).

Dalam sambutannya, Budi menegaskan bahwa Porkot bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menyediakan ruang ekspresi dan kegiatan positif bagi generasi muda.

“Porkot ini bukan hanya untuk mencari juara, tapi juga agar anak-anak kita punya kegiatan positif. Dengan olahraga, mereka bisa terhindar dari hal-hal negatif seperti tawuran dan geng motor,” ujar Budi.

Menurutnya, olahraga merupakan sarana strategis untuk membangun karakter, disiplin, dan semangat juang anak muda. Karena itu, Pemkot Serang berkomitmen menjadikan Porkot sebagai program tahunan yang konsisten dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini menjadi beban moral bagi pemerintah daerah untuk memberikan ruang kreatif bagi remaja. Kalau mereka punya kegiatan positif, Kota Serang akan lebih kondusif dan masyarakatnya lebih sejahtera,” tambahnya.

Tak hanya soal pembinaan karakter, Budi juga menyoroti pentingnya Porkot sebagai ajang pencarian bibit atlet potensial yang akan mewakili Kota Serang di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026.

“Melalui Porkot ini, kita bisa melihat kemampuan dan potensi atlet muda. KONI punya tanggung jawab besar untuk membina mereka agar bisa tampil di Porprov bahkan ke tingkat nasional,” ujarnya.

Budi pun menargetkan Kota Serang dapat menembus tiga besar Porprov Banten 2026, setelah sebelumnya berada di peringkat enam.

“Target tiga besar itu realistis dan bisa dicapai kalau kita serius membina atlet,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Serang, Edi Irianto, menjelaskan Porkot tahun ini diikuti oleh enam kecamatan dengan mempertandingkan 12 cabang olahraga, mulai dari sepak bola, bola voli, bulu tangkis, muaythai, renang, hingga cabang bela diri.

Baca Juga :  Berjalan Sukses, Situ Gunung Trail Run 2019 Dinikmati Ratusan Peserta

“Sekitar 400 hingga 500 atlet ikut berlaga selama sepekan. Penutupan akan digelar awal November bersamaan dengan final sepak bola di Stadion Ciceri,” jelas Edi.

Ia menambahkan, Porkot menjadi ajang talent scouting untuk menjaring atlet muda berbakat yang akan dipersiapkan memperkuat kontingen Kota Serang pada Porprov Banten 2026.

“Ini bagian dari pembinaan jangka panjang. Dari Porkot kita bisa melihat bibit unggul yang akan dibina lebih lanjut. Target tiga besar itu sangat mungkin dicapai jika pembinaan dilakukan secara serius,” ujarnya.

Setelah satu dekade vakum, kembalinya Porkot Serang disambut antusias oleh masyarakat dan pelaku olahraga. Pemkot Serang berharap ajang ini tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan serta menciptakan generasi muda yang aktif, sehat, dan berdaya saing tinggi.

Penulis: Ade Faturohman
Editor: Usman Temposo