Beranda Pendidikan Server PPDB SMA di Banten Bermasalah, Ria Mahdia : Ini Merugikan Masyarakat

Server PPDB SMA di Banten Bermasalah, Ria Mahdia : Ini Merugikan Masyarakat

Anggota DPRD Banten Fraksi NasDem-PSI, Ria Mahdia Fitri.

SERANG – Anggota DPRD Banten Fraksi NasDem-PSI, Ria Mahdia Fitri menilai terganggunya server pada saat pendaftaran peserta didik baru (PPDB) untuk SMA pada Senin (21/6/2021) lalu sangat merugikan masyarakat. Dirinya juga mengaku mendapat banyak keluhan terkait maslah tersebut.

“Iya banyak yang dikeluhkan. Saya  hampir setiap hari nerima keluhan ada yang (sampai) 12 jam daftar online di Kota Tangsel (Tangerang Selatan),” kata Ria, Kamis (24/6/2021).

Anggota Komisi I DPRD Banten ini juga menilai, sistem harus segera diperbaiki agar ke depan tidak ada lagi persoalan sistem yang error.

“Mudah-mudahan kami mitra Kominfo ini bisa memperbaiki sistem, mengenai website satu bisa dipakai se Provinsi Banten,” katanya.

“Bayangkan, kalau dia orang kaya memiliki internet di rumah, punya akses wifi. Tapi kalau tidak punya harus bolak balik ke warnet berjam-jam hanya untuk daftar tapi tidak berhasil,” sambungnya.

Menurut Ria, tidak perlu ada saling tuding siapa yang salah dalam persoalan ini. “Kesalahannya ada di kita, bukan di masyarakat. Mereka antusias mendaftar, kita belum siap sistemnya. Mudah-mudahan tahun depan tidak seperti ini,” ujarnya.

Ria juga mengaku pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap jalannya proses PPDB.

“Kami upaya mengawasi, kami pernah beberapa kali rapat dengan Kominfo, kami siapkan kesiapan mereka menjelang PPDB, jawaban mereka siap sudah 100 persen. Kalau mereka ada keterbukaan kekurangan bandwidth mau nambah, itu bisa diusulkan. Tapi mereka bilangnya kami sudah siap, kita bisa apa, kita sekadar mengawasi,” ungkapnya.

Jika errornya sistem terus terjadi, pihaknya mengusulkan, PPDB kembali ke format manual.

“Lebih baik balik ke manual, tapi hati-hati jangan sampai dimanfaatkan oleh beberapa oknum. Sehingga ada adegan nanti kursi ini milik siapa, sudah menjadi (titipan),” pungkasnya. (Mir/Red)