Beranda Cinta Sering Adu Argumen? Tandanya Kamu Adalah Pasangan Bahagia

Sering Adu Argumen? Tandanya Kamu Adalah Pasangan Bahagia

110
0
Ilustrasi - foto istimewa IDN Times

Setiap pasangan pasti pernah adu argumen dan bahkan bertengkar hebat. Dengan argumen-argumen itulah, kalian bisa menentukan apakah hubungan bisa dipertahankan atau tidak.

Namun, pertengkaran yang “sehat” tentu berbeda dengan pertengkaran yang “tidak sehat”. Untuk mengeceknya, ini nih 9 cara bertengkar yang “sehat” yang biasanya diterapkan oleh pasangan yang bahagia. Berikut seperti dilansir IDN Times.

1. Gak saling menyerang karakter, hubungan yang bahagia justru akan lebih menonjolkan karakter pasangan

Menurut psikoterapis Vikki Stark yang juga pimpinan Sedona Counselling Center di Montreal, hubungan yang bahagia itu tidak menyerang karakter pasangannya. Jadi tak apa-apa jika kamu berkata, Aku benar-benar marah padamu saat ini!” pada pasangan. Namun ketika kamu berkata”Kamu benar-benar cowok yang menyedihkan”, itu sudah bahaya.

2. Mereka tak pernah “kabur” begitu saja dari sebuah pertengkaran

Pasangan yang sudah menjalin hubungan jangka panjang tak pernah membatasi pembicaraaan mereka. Mereka seringkali berdiskusi tentang hal-hal besar dan bahkan menakutkan.

“Kapan kira-kira kita bisa punya anak ya?”

“Nanti kalau kamu jadi kerja di luar kota, nasibku gimana? Aku gak mau pindah ke luar kota”

Ketika hal-hal yang tabu atau tidak nyaman bisa diungkapkan secara gamblang, mereka mampu menghindari drama yang mungkin bisa membuat mereka bertengkar lebih hebat lagi. Pasangan yang tak lagi membatasi percakapan mereka akan mampu untuk mengatur setiap permasalahan yang ada.

3. Setiap adu argumen, mereka tak akan berbicara dengan terburu-buru. Mereka bisa memberi kesempatan satu sama lain untuk mengeluarkan pendapat masing-masing

Cowok seringkali menggunakan kalimat pembuka yang kasar dan bahkan mengintimidasi. Namun, pasangan sehat tidak pernah menggunakan permulaan yang kasar sebagai pembuka argumen. Mereka tahu arti saling memahami, yaitu satu orang berbicara dan yang lainnya benar-benar mendengarkan.

4. Mereka tak menggunakan panggilan kasar ketika sedang bertengkar

Pasangan bahagia biasanya jarang bertengkar karena hal-hal sepele. Mereka sudah tahu persis apa yang diinginkan oleh pasangan. Tak peduli seberapa marah mereka berdua, panggilan kasar ataupun sarkasme jarang diucapkan. Kedua belah pihak tahu apa saja yang bisa menyinggung perasaan pasangannya, di luar hal-hal yang sedang diperdebatkan.

5. Mereka tahu kapan harus mendinginkan kepala dan mengalah

Ketika perdebatan semakin memburuk, mereka tahu kapan harus mendinginkan kepala. Mereka tahu bahwa perdebatan hanya akan sia-sia jika tak ada satu pun dari mereka yang mau mengalah. Pasangan seperti ini bisa menghargai perasaan partner mereka dan mengerti kapan harus mengambil jeda sehingga pertengkaran bisa dihentikan.

6. Mereka membuat perjanjian khusus untuk setiap perdebatan

Selama perdebatan mungkin mereka akan menyesali beberapa kata yang keluar. Dan mereka belajar dari setiap kesalahan yang ada sehingga mereka memutuskan untuk membuat perjanjian ketika sedang bertengkar.

Contohnya kalian tak akan saling menginterupsi ketika salah satu sedang memberikan perspektifnya. Atau perjanjian bahwa setiap perdebatan bukan tentang benar atau salah, namun tentang berdiskusi bersama dan menemukan jalan keluar.

7. Mereka menghargai perasaan satu sama lain dari sudut pandang yang berbeda

Mereka mungkin sangat keras kepala. Namun pasangan yang bahagia akan bersedia melihat sebuah pendapat dari sudut pandang yang berbeda. Apakah kalian juga begitu?

8. Mereka saling memberikan alasan yang jelas dari setiap argumen yang dilontarkan

Mereka tak hanya mempertahankan argumen mereka saja, namun juga memiliki alasan yang jelas mengapa mereka tetap bersikeras dengan pendapatnya. Jadi, adu pendapat di antara mereka berisi dan gak hanya demi memuaskan rasa marah saja.

9. Pasangan ini tak pernah lupa bahwa mereka adalah satu tim yang selalu saling membutuhkan

Bahkan ketika argumen mereka sedang panas-panasnya, pasangan yang sehat tak akan pernah lupa bahwa mereka adalah satu tim yang telah berkomitmen untuk tetap bersama-sama apa pun yang terjadi. Tak peduli seberapa marahnya mereka, hidup akan tetap berjalan berdua. Bersama-sama. (Red)