Beranda Bisnis Sepekan, Kurs Rupiah Terus Menguat

Sepekan, Kurs Rupiah Terus Menguat

502
0
Ilustrasi - foto istimewa jpnn.com

JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo melihat pergerakan nilai tukar rupiah masih rentan untuk berubah, seiring gejolak kondisi global. Meski begitu dalam satu pekan terakhir, kurs rupiah berada dalam tren penguatan hingga menembus level Rp14.331 per USD.

Meski begitu, Ia menyakini pergerakan rupiah mampu tembus level Rp13.000/USD, dengan catatan kebijakan BI dalam menjaga fundamental ekonomi tetap terjaga. “Nilai tukar akan selalu bagaimana kondisi mekanisme pasar, serta faktor teknikal berita yang umumnya berkaitan dengan global,” kata Perry di kompleks bank sentral, yang dikutip sindonews.com, Jumat (30/11/2018).

Sambung dia menambahkan, secara garis besar penguatan rupiah tak lepas dari derasnya aliran modal asing yang masuk ke pasar keuangan Indonesia, dipicu dari tingkat kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia. “Dengan aliran modal yang masuk itu menambah supply dan memperkuat nilai tukar rupiah,” tandasnya.

Sementera itu sebelumnya Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, menerangkan pertemuan G20 di Argentina bakal berdampak positif bagi ekonomi Indonesia sehingga membantu menguatkan rupiah. Bahkan, Darmin optimistis, dampak pertemuan ini akan membuat rupiah semakin berotot dengan menembus level Rp13.000-an per USD.

“Memang keadaan sekarang, rupiah masih suka naik turun tapi tidak seperti pertengahan tahun. Andai, Trump ketemu Xi meski tidak hebat-hebat benar (pertemuan tersebut) tetapi memberi perbedaan. Kita bisa punya ruang untuk penguatan rupiah, bahkan bisa tembus ke arah Rp13.000,” ujar Darmin. (Red)