Beranda Peristiwa Sepanjang 2020, Banten dan Sekitarnya Diguncang 840 Kali Gempa

Sepanjang 2020, Banten dan Sekitarnya Diguncang 840 Kali Gempa

Ilustrasi - foto istimewa tribunnews.com

SERANG – Pada periode Januari sampai dengan Desember 2020, di wilayah Banten dan sekitarnya telah terjadi gempa bumi tektonik sebanyak 840 kali. Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019 aktivitas kegempaannya meningkat sekitar 80% frekuensi kejadiannya, pada periode tersebut terjadi 467 gempa.

Demikian rilis dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) – Stasiun Geofisika Klas I Tangerang yang diterima BantenNews.co.id, Sabtu (2/1/2021). Analisa BMKG menunjukkan bahwa kekuatan gempabumi yang terjadi bervariasi dari M1,8 hingga M6,0. Sebaran pusat gempabumi (episenter) umumnya berada di laut, yaitu pada zona pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia di bagian barat Lampung, sekitar Selat Sunda, dan selatan Provinsi Banten hingga Jawa Barat.

Gempabumi dengan kekuatan 3 ≤ M < 5 dominan terjadi yaitu sekitar 65 % (549 kejadian), diikuti gempabumi dengan kekuatan M < 3 sebesar 33 % (275 kejadian), serta gempabumi dengan M ≥ 5 sebesar 2 % (16 kejadian).

Adapun gempabumi yang guncangannya dirasakan oleh masyarakat atau disebut sebagai gempabumi dirasakan selama Januari hingga Desember 2020 terjadi sebanyak dua belas (12) kali. Adapun gempabumi tersebut yaitu:

(1) yang terjadi tanggal 10 Maret 2020 pukul 17:18:05 WIB dengan kekuatan M=5.0, dirasakan III MMI di Panggarangan; II-III MMI di Bayah

(2) gempabumi tanggal 16 Juni 2020 pukul 11:32:52 WIB dengan kekuatan M=4.3, dirasakan III MMI di Cihara dan Surade.

(3) gempabumi tanggal 07 Juli 2020 pukul 05:54:44 WIB dengan kekuatan M=6.1 pusat gempabuminya di 53 km BaratLaut Jepara namun dirasakan hingga Banten, yaitu dirasakan II-III MMI di Malingping, Sumur, Bayah, Panimbang.

(4) gempabumi tanggal 07 Juli 2020 pukul 11:44:14 WIB dengan kekuatan M=5.4, dirasakan II MMI di wilayah Tangerang Selatan, Kota Tangerang, III MMI di Cihara, Rangkasbitung, Bayah, Pandeglang, Malingping, Cibeber, Banjarsari.

(5) gempabumi tanggal 14 Juli 2020 pukul 07:04:34 WIB dengan kekuatan M=5.1, dirasakan II MMI di daerah Bayah dan Panggarangan.

(6) gempabumi tanggal 26 Agustus 2020 pukul 06:27:59 WIB dengan kekuatan M=5.3 dirasakan dirasakan IV MMI, di daerah Labuan, II MMI di daerah Pandeglang.

(7) gempabumi tanggal 22 Oktober 2020 pukul 00:38:15 WIB dengan kekuatan M=3.7 dirasakan III MMI di wilayah Sawarna.

(8) gempabumi tanggal 22 Oktober 2020 pukul 01:09:28 WIB dengan kekuatan M=2.6 dirasakan I-II MMI di wilayah Cibayawak dan Bayah.

(9) gempabumi 22 Oktober 2020 pada pukul 06:50:23 WIB dengan kekuatan M=4.4 dirasakan di Bayah III MMI, Cikembar IV MMI.

(10) gempabumi 27 Oktober 2020, pada pukul 07:33:11 WIB dengan kekuatan M=3.7 dirasakan III MMI di wilayah Panggarangan, Cilograng dan II-III MMI di Bayah.

(11) gempabumi 05 November 2020, pada pukul 05:21:48 WIB dengan kekuatan M=5.2 dirasakan IV MMI di Panggarangan, II-III MMI Sukabumi, dan II MMI Pelabuhan Ratu.

(12) gempabumi 14 November 2020, pada pukul 22:32:30 WIB dengan kekuatan M=5.0 dirasakan III MMI di Cikeusik, Bayah, Ciptagelar, Panggarangan, II-III MMI di Carita, Panimbang, Labuan, Cimanggu, Malimping, dan II MMI di Cikotok, Rangkasbitung, Sawarna.

Dari 12 gempa bumi yang guncangannya dirasakan tersebut, tidak ada  yang mengakibatkan kerusakan di wilayah Banten. (you/red)