Beranda Bisnis Sempat Tutup Usaha Akibat Covid-19, Pemuda Ini Bangkit Lagi

Sempat Tutup Usaha Akibat Covid-19, Pemuda Ini Bangkit Lagi

315
0
Fajar Aji Syafaat atau pemuda yang akrab disapa Fajar ini merintis usaha kedai kopi bersama temannya.

SERANG – Di akhir tahun 2019, Fajar Aji Syafaat atau pemuda yang akrab disapa Fajar ini merintis usaha kedai kopi bersama temannya. Memasuki awal tahun 2020 menjadi tahun yang berat lantaran pandemi Covid-19 menyebar hingga ke Indonesia.

“Omzet saat itu betul-betul turun drastis, dan kita nggak bisa memaksakan diri, akhirnya pertengahan tahun dengan berat hati mesti tutup,” keluhnya, Minggu (22/11/2020).

Meski pernah mengalami kegagalan dalam usahanya, pria lulusan Universitas Serang Raya ini tak kenal putus asa. Bersama lima rekannya ia memulai lagi usaha kopi dalam kemasan botol berukuran sedang.



“Gagal itu wajar, apalagi buat awal-awal, usaha ini cara kita untuk bertahan di masa sulit seperti sekarang. Kita pelajari market di Banten dan mencoba beradaptasi dengan keadaan,” terangnya.

Fajar juga mengaku menjual produk kemasan botol ini lebih fleksibel dan tergantung orderan pemesan. Sejauh ini pemasaran produknya cukup di media sosial dan mengenalkan ke teman-teman terdekat dahulu.

“Berjualan seperti ini bagi saya sebagai contoh konkret dalam menerapkan 3M, karena ketemu sebentar cuma buat COD-an, beda kalau nongkrong di kafe. Kita juga kerjanya homemade, adapun di bagian produksi tetap harus steril dan menggunakan masker dan juga sarung tangan,” pungkasnya.

Ia juga berharap pandemi segera berakhir dan penderita bisa segera sembuh. Vaksin bisa dengan segera diberikan dan tidak adanya keributan seperti mendahulukan kepentingan golongan tertentu atau isu miring tentang vaksin.

“Semoga vaksin nanti bisa dengan tertib dan lancar untuk diberikan ke seluruh masyarakat. Agar masyarakat bisa segera kembali bekerja ataupun mendapat pekerjaan supaya perekonomian kembali stabil,” harapnya.

Selain itu ia juga ingin ke depannya usaha bisnis kopi yang dirintis perlahan bisa berjalan.

“Usaha ini bisa jadi solusi untuk orang yang ingin menikmati kopi tanpa harus pergi ke kafe, tetapi bisa menikmati kopi walau sedang bepergian atau dalam perjalanan,” tutupnya.

(AU/Red/SG)