Beranda Komunitas Sempat Diwarnai Kericuhan, Pujianto Ditetapkan Jadi Ketua KNPI Pandeglang

Sempat Diwarnai Kericuhan, Pujianto Ditetapkan Jadi Ketua KNPI Pandeglang

740
0
Ali Hanafiah. (Memed/bantennews.co.id)

PANDEGLANG – Meski musyawarah daerah (Musda) DPD KNPI Kabupaten Pandeglang sempat diwarnai aksi protes dan kericuhan, namun DPD KNPI Banten menetapkan Pujianto sebagai Ketua KNPI Pandeglang dengan cara aklamasi.

Ketua DPD KNPI Banten, Ali Hanafiah menegaskan, meski dari Cipayung Plus tidak menerima hasil Musda KNPI akan tetapi ia memandang pelaksanaan Musda sudah berjalan sesuai AD/ART dan sudah sesuai konstitusi bahwa SC, OC dan Caretaker sudah menetapkan kepesertaan anggota dan diterima oleh peserta Musda sebanyak 66 OKP dan 35 PK.

“Terkait ada persoalan menerima atau tidak pada Musda itu ya itu hak mereka, ada yang kecewa itu biasa dalam setiap Musda itu bisa terjadi. Kami dari DPD KNPI Banten memandang sepanjang Musda itu konstitusional sesuai AD/ART dan melewati aturan yang ada ya saya kira itu sudah sah selesai,” tegas Ali, Selasa (28/7/2020).







Kata dia, berdasarkan hasil Musda, Pujianto berhasil memperoleh suara sebanyak 65 OKP dan 18 PK sedangkan lawannya Dedi Rifaldi hanya memperoleh suara sebanyak 6 OKP dan 2 PK. Dengan demikian Pujianto jelas menjadi Ketua KNPI Pandeglang terpilih.

“Nanti tim formatur akan dibentuk dan menyusun kepengurusan, ya mungkin saja ketua terpilih mengakomodir Dedi Rifaldi untuk menjadi ketua harian, sekjen mungkin saja. Dalam organisasi kita jangan kaku dan di organisasi semua kemungkinan bisa terjadi,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Musda DPD KNPI Pandeglang yang dilaksanakan pada Minggu (26/7/2020) lalu sempat diwarnai aksi kericuhan hingga pemecahan kaca di lokasi acara. Pasalnya, peserta Musda menuding ada dugaan OKP bodong dan acara settingan, namun dugaan itu dibantah Ketua DPD KNPI Banten. (Med/Red)