Beranda Pemerintahan Sembelih 1.000 Domba, 22.500 Warga Kabupaten Serang Bakal Terima Daging Kurban

Sembelih 1.000 Domba, 22.500 Warga Kabupaten Serang Bakal Terima Daging Kurban

Rapat persiapan pemotongan 1000 hewan kurban di Pemkab Serang. (Istimewa)

KAB. SERANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menyiapkan 87 juru sembelih halal (juleha) untuk menangani pemotongan 1.000 ekor domba kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah. Daging kurban itu akan disalurkan kepada 22.500 penerima manfaat di 29 Kecamatan.

Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Serang, Syamsuddin mengatakan, seluruh teknis pelaksanaan sudah dibahas dalam rapat finalisasi bersama kecamatan dan organisasi perangkat daerah (OPD).

“Rapat terakhir sudah membagi tugas antara kecamatan dan OPD. Jadi saat pelaksanaan nanti tidak ada lagi kebingungan soal kebutuhan di lapangan,” kata Syamsuddin usai rakor di Aula Tb Suwandi Setda Pemkab Serang, Kamis (21/5/2026).

Pemkab membagi tanggung jawab perlengkapan ke masing-masing pihak. Kecamatan diminta menyiapkan tambang, kampak, troli, dan tali. Sementara OPD menyiapkan timbangan dan plastik besar untuk distribusi daging.

Syamsuddin menjelaskan, setiap kecamatan mengirim tiga juleha. Masing-masing juleha mendapat tugas menyembelih sekitar 11 ekor domba.

“Setiap kecamatan nantinya menerima 34 ekor domba untuk dibagikan kepada masyarakat penerima manfaat,” ujarnya.

Syamsudin menuturkan, pada awalnya, pembagian jumlah hewan kurban sempat disusun berdasarkan kategori wilayah atau desil. Namun, hasil rapat memutuskan seluruh kecamatan mendapat jatah sama.

Pemkab menargetkan setiap penerima manfaat memperoleh satu kilogram daging murni ditambah jeroan dan tulang.

“Dagingnya satu kilogram per orang, di luar tambahan jeroan dan tulang,” ucap Syamsuddin.

Pemotongan 1.000 domba kurban akan dipusatkan di Pondok Pesantren Bai Mahdi Soleh Ma’mun, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran.

Pemkab meminta setiap kecamatan mengirim tiga petugas, sedangkan tiap OPD mengirim 10 orang untuk membantu proses distribusi dan penimbangan.

Syamsuddin menegaskan, panitia tidak masuk daftar penerima daging kurban karena distribusi diprioritaskan untuk warga miskin kategori desil 1.

Baca Juga :  Pengamanan Operasi Lilin Maung 2021 Harus Profesional dan Humanis

Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah