Beranda Pemerintahan Seleksi Sekda Cilegon, Walikota Sebut Aziz Raih Nilai Tertinggi

Seleksi Sekda Cilegon, Walikota Sebut Aziz Raih Nilai Tertinggi

Walikota Cilegon, Robinsar

CILEGON — Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon tinggal menunggu pertimbangan teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk melanjutkan proses penetapan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif.

Wali Kota Cilegon, Robinsar, mengatakan seluruh proses seleksi telah berjalan dan hasilnya sudah didorong ke BKN. Saat ini, Pemkot Cilegon tinggal menunggu Pertimbangan Teknis (Pertek) sebelum masuk ke tahapan berikutnya.

“Oh iya, sudah kita dorong kemarin hasilnya ke BKN, tinggal menunggu Pertek,” kata Robinsar, Rabu (19/8/2026).

Dalam proses seleksi tersebut terdapat tiga calon Sekda. Robinsar mengungkapkan salah satu peserta, yakni Ahmad Aziz Setia AdePutra, memperoleh nilai tertinggi dibandingkan dua calon lainnya.

Menurutnya, penilaian tersebut diperoleh dari sejumlah indikator yang ditetapkan panitia seleksi, mulai dari sertifikasi, pengalaman, hingga hasil wawancara.

“Kalau panitia itu sudah tekstual. Semua sertifikasi atau pengalaman itu tertuang. Nah, kalau dari wawancara juga beliau paling tinggi,” ujarnya.

Robinsar mengatakan calon yang memperoleh nilai tinggi dalam wawancara dinilai mampu meyakinkan tim penguji dalam proses seleksi.

Namun, ia menegaskan bahwa hasil tersebut belum otomatis menjadi dasar penetapan Sekda definitif. Pemkot masih akan mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menentukan calon yang akan dipilih.

“Kalau itu nanti kita putuskan. Itu di tengah-tengah hanya baru menilai saja, dari penilaian. Tinggal nanti mana yang secara perilaku, kapasitas, lulusannya dan menjadi wakil yang baik, yang layak,” jelasnya.

Robinsar menekankan, Sekda definitif nantinya harus mampu membantu kepala daerah menjalankan janji politik dan program prioritas yang telah disampaikan kepada masyarakat.

Selain itu, Sekda harus mampu mengkoordinasikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar pelaksanaan pembangunan dan program pemerintah dapat berjalan lebih cepat.

“Yang pasti Sekda yang terpilih harus bisa membantu kami, selaku wali kota dan wakil, untuk bisa menjalankan janji-janji politisnya, janji-janji prioritasnya, yang semuanya kembali kepada masyarakat,” kata Robinsar.

Baca Juga :  Soal BST Pemerintah Kota Tangerang Belum Terealisasi, Ini Jawaban Kadinsos

Ia juga menginginkan Sekda memiliki kemampuan koordinasi yang kuat serta tidak hanya bekerja secara administratif dari balik meja.

Menurut Robinsar, Sekda harus mampu memastikan berbagai program pemerintah benar-benar terlaksana di lapangan.

“Kalau cuma narik saja itu kadang selesai di meja. Tapi memang harus yang benar-benar bisa turun memastikan itu semua berjalan,” tegasnya.

Terkait kemungkinan hasil Pertek BKN keluar dalam waktu dekat, Robinsar memperkirakan proses tersebut dapat selesai dalam waktu sekitar satu minggu.

“Paling lambat seminggu biasanya. Kalau tidak Jumat ini, mungkin Senin depan,” ujarnya.

Setelah Pertek BKN diterima, Pemkot Cilegon akan segera melanjutkan tahapan berikutnya hingga penetapan Sekda definitif.

“BKN turun, baru kita tahapan selanjutnya. Tapi pokoknya kalau sudah turun segera,” pungkas Robinsar.

Penulis: Usman Temposo
Editor: Wahyudin