SERANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengubah pola perjalanan kereta api Rangkasbitung–Merak selama masa mudik Lebaran 2026. Di mana, kereta tidak lagi berhenti di Stasiun Merak dan hanya melayani penumpang hingga Stasiun Cilegon.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten, Tri Nurtopo mengatakan, kebijakan itu berlaku pada 13–20 Maret 2026, saat arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Pada periode itu kereta hanya sampai Stasiun Cilegon, tidak sampai Merak,” kata Tri, Rabu (11/3/2026).
Tri menjelaskan, pemerintah memilih Stasiun Cilegon sebagai titik akhir perjalanan untuk mengurangi kepadatan penumpang menuju Pelabuhan Merak. Stasiun tersebut juga dinilai lebih siap menampung lonjakan penumpang.
Penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan ke Stasiun Krenceng dan Merak akan menggunakan angkutan lanjutan yang disiapkan pemerintah.
“Angkot disiapkan untuk mengantar penumpang ke Krenceng dan Merak,” ujarnya.
Selain rekayasa perjalanan kereta, pemerintah juga menyiapkan berbagai langkah pengaturan lalu lintas selama musim mudik. Dishub Provinsi Banten menempatkan 13 pos pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis.
Pos tersebut berada di antaranya di Exit Tol Merak, Flyover Merak, Simpang KSKP Merak, Rest Area KM 68A Tol Tangerang–Merak, Simpang JLS Ciwandan, Simpang PCI Cilegon, hingga Pelabuhan Pelindo Ciwandan.
Pengawasan juga menyasar jalur menuju kawasan wisata seperti Pasar Anyer, Mercusuar Anyer, Simpang Teneng, Exit Tol Rangkasbitung, hingga Simpang Bitung di Kabupaten Tangerang
Penulis : Audindra Kusuma
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
