Beranda Peristiwa Selain Kelaparan, Kakek Madhalim Derita Sesak Nafas Bertahun-tahun

Selain Kelaparan, Kakek Madhalim Derita Sesak Nafas Bertahun-tahun

Madhalim bersama istrinya. ((Aldo/bantennews)

LEBAK – Selain harus berjuang melawan kemiskinan, Kakek Madhalim (86) warga Kampung Kopi, Desa Kertaraharja, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, terus berjuang melawan penyakit sesak nafas yang bertahun-tahun dideritanya.

“Abah sakit sesak nafas sudah bertahun-tahun, kalau istri saya mengalami sakit lambung Sudah 2 tahun,” kata Madhalim kepada Bantennews, Sabtu (1/8/2026).

Dikatakan Madhalim, setiap harinya dia hanya bekerja serabutan, dengan penghasilan yang tidak menentu. Bahkan, tak jarang dia dan istrinya harus menahan lapar lantaran tidak ada uang untuk membeli bahan makanan.

“Kami bekerja serabutan memungut buah sawit atau brondol, kadang jualan kangkung juga untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga,” ungkapnya.

Menurut Madhalim, bekerja sebagai kuli serabutan ini terpaksa ia jalani karena sudah tidak ada pilihan lain. Sementara kedua anaknya sudah berkeluarga dan tinggal terpisah.

“Belum ada, belum ada yang datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan Abah sama Ibu,” ujarnya.

“Kalau BPJS kesehatan punya, tapi fasilitas kesehatannya (Faskes) herus dipindahkan dulu supaya bisa digunakan untuk berobat,” sambungnya

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Lebak, Eka Darmana Putra mengatakan, bahwa bagi warga yang sedang mengalami sakit bisa datang langsung ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Laporkan ke puskesmas terdekat, setiap warga masyarakat yang mengeluh karena sakit pasti dilayani,” tandasnya.

Penulis : Mg-Aldo Marantika

Editor : TB Ahmad Fauzi