Beranda Bisnis Sejahterakan Petani, Karantina Ajak Petani Banten Wujudkan Gratieks

Sejahterakan Petani, Karantina Ajak Petani Banten Wujudkan Gratieks

1052
0
Petugas Karantina Cilegon memeriksa tanaman di perkebunan petani di Pandeglang - foto istimewa

CILEGON – Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian di Karantina Pertanian Cilegon terus berupaya untuk mewujudkan program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) demi meningkatkan kesejahteraan petani.

“Ada Beberapa produk pertanian unggulan di Provinsi Banten yang harus kita fasilitasi, diantaranya adalah manggis dan cengkeh yang berlokasi di Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang,” Ujar Arum Kusnila Dewi, Kepala Karantina Pertanian Cilegon, Minggu (9/8/2020) melalui siaran tertulis.

Arum juga memantau perkebunan rakyat milik kelompok tani Cibawang Janggot yang ditanami sekitar 4500 pohon manggis dan dikelola oleh 20 petani.





Dalam paparanya Arum menjelaskan bahwa umur pohon manggis tersebut rata-rata diatas 20 tahun dan 300 pohon diantaranya berumur 5 tahun. Sedangkan pada tiap pohon mampu menghasilkan 300 kg dan total produksi mencapai pertahunya sebanyak 1350 ton.

Begitu juga untuk cengkeh. Jumlah pohon cengkeh dilokasi yang sama mencapai 7500 pohon, dengan total produksi 10 ton pertahun.

Untuk mewujudkan progam gratieks tentunya tidak dapat dilakukan sepihak, Arum menggandeng dinas terkait untuk bersama-sama melakukan pembinaan dan fasilitasi kebutuhan petani agar produknya mampu bersaing dipasar Internasional.

Dalam hal ini, arum mengusulkan secara budidaya dilapang untuk mendapatkan kualitas mutu dan keseragaman buah manggis dan cengkeh dapat dibantu oleh dinas pertanian, sedangkan untuk memenuhi persyaratan ekspor dalam hal Sanitary and Phytosanitary Measure akan dilakukan oleh Karantina.

“Rumah kemas untuk manggis kini sudah tersedia diwilayah Serang, semoga manggis maupun cengkeh yang berlabel asal Banten dapat lekas bersaing dipasar Internasional hingga mewujudkan program Gratieks,” pinta Arum.

(Red)