Beranda Hukum Sebelum Jadi Kapolri, Suyudi Rehabilitasi Makam Keluarga

Sebelum Jadi Kapolri, Suyudi Rehabilitasi Makam Keluarga

Suasana makam sang kakek yang berada di kompleks makam keramat Syeh Moch Shohib dan Syeh Moch Ruyani di Kadupinang, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang./Madani Prasetia - Bantennews

PANDEGLANG — Di tengah perjalanan panjangnya hingga dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Suyudi Ario Seto disebut tak melupakan akar keluarganya di Kabupaten Pandeglang, Banten.

Salah satu jejak kedekatan Suyudi dengan keluarga di Pandeglang terlihat dari perhatiannya terhadap makam keluarga besar Mandala Kadupinang. Makam tersebut berada di kompleks makam keramat Syeh Moch Shohib dan Syeh Moch Ruyani di Kadupinang, Kecamatan Kaduhejo.

Keluarga menyebut Suyudi pernah membantu merehabilitasi sejumlah bagian makam yang kondisinya mengalami kerusakan. Bantuan itu disebut berangkat dari inisiatif pribadi Suyudi setelah melihat langsung kondisi makam ketika berziarah.

Cerita tersebut disampaikan salah satu keluarga Suyudi di Pandeglang, Tubagus Hikmat.

“Ya, ceritanya karena memang kondisi waktu itu makam juga sempat ada yang rusak. Beliau sering ziarah ke sini dan melihat kondisinya, kemudian berinisiatif membantu merehab makam keluarga termasuk sama Mushola,” kata Hikmat kepada Bantennews, Sabtu (3/10/2026).

Menurut Hikmat, makam tersebut tidak hanya menjadi tempat keluarga besar berziarah. Lokasi itu juga cukup sering didatangi masyarakat dari berbagai daerah untuk berziarah.

“Beliau tahu juga makam ini bukan cuma keluarga yang ziarah ke sini. Ada juga masyarakat luar, termasuk dari Jawa, Sumatera, dan Lampung yang datang berombongan untuk ziarah,” ujarnya.

Kondisi tersebut kemudian menjadi salah satu alasan Suyudi ikut memikirkan kenyamanan para peziarah yang datang.

“Jadi beliau berinisiatif untuk merehab makam ini agar lebih bagus dan lebih nyaman untuk berziarah. Intinya seperti itu,” jelas Hikmat.

Kedekatan Suyudi dengan Kadupinang tidak lepas dari hubungan keluarganya. Hikmat mengatakan, garis keluarga Suyudi di wilayah tersebut berasal dari sang kakek, Didi Mahdi.

Baca Juga :  Ketua KPK Firli Bahuri Kembali Mangkir Pemeriksaan Dugaan Kasus Pemerasan

Didi Mahdi diketahui dimakamkan di Kadupinang. Makam sang kakek tersebut menjadi salah satu tempat yang kerap dikunjungi Suyudi ketika berada di Pandeglang.

“Hubungan keluarga Mas Suyudi yang dari Kadupinang itu dari kakeknya yang bernama Didi Mahdi. Kakeknya dimakamkan di sini,” ucapnya.

Dalam garis keluarga tersebut, terdapat pula sosok Ebi Johari yang pernah menjabat sebagai Kepala Daerah Pandeglang.

“Dan punya kakak, salah satunya Pak Ebi Johari, mantan kepala daerah Pandeglang kalau dulu disebutnya kepala daerah,” tuturnya.

Hikmat menuturkan, Suyudi cukup sering datang ke Pandeglang untuk berziarah sekaligus bersilaturahmi dengan keluarga. Kebiasaan itu disebut sudah dilakukan jauh sebelum dirinya menduduki sejumlah jabatan penting di kepolisian.

“Ya, sering ke sini beliau. Jadi sebelum menjabat Kapolda Banten pun sering ke sini. Memang ada jadwalnya, apalagi setelah menjadi Kapolda Banten waktu itu, beliau datang ke keluarga yang di Kadupinang, di kediaman villa, namanya rumah Mamah,” ujarnya.

Bagi keluarga, kunjungan Suyudi ke Kadupinang bukan sekadar ziarah. Ada hubungan emosional dengan tempat yang menyimpan jejak leluhur dan cerita keluarga tersebut.

“Kakeknya Mas Suyudi Ario Seto dimakamkan di sini,” tuturnya.

Penulis : Mg-Madani Prasetia
Editor : Wahyudin