SERANG – SDC Fest 2026 tidak hanya menghadirkan kemeriahan nonton bareng semifinal Piala Dunia 2026, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
Selama dua hari penyelenggaraan, yakni pada, 14-15 Juli 2026, bertempat di Alun-Alun Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), lebih dari 10.300 pengunjung memadati lokasi dan mendorong transaksi pelaku mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga menembus Rp1,11 miliar.
Ketua Umum Forum Ekonomi Kreatif (FEKRAF) Banten, M. Irfan mengatakan, sebanyak 33 tenant UMKM ikut meramaikan festival tersebut. Pada hari pertama, pelaku usaha membukukan omzet Rp487 juta.
“Nilai transaksi kemudian meningkat menjadi Rp623 juta pada hari kedua, sehingga total perputaran uang selama dua hari mencapai Rp1,11 miliar,” kata pria yang akrab disapa Koyonk itu melalui rilis tertulis, Sabtu (18/7/2026).
Capaian tersebut, lanjut Koyonk menunjukkan kegiatan hiburan mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, terutama bagi pelaku UMKM.
Selain menghadirkan nonton bareng semifinal Piala Dunia 2026, SDC Fest juga menyuguhkan festival kuliner, pertunjukan musik, serta berbagai aktivitas komunitas yang menarik ribuan pengunjung.
Suasana festival semakin semarak dengan penampilan The Lanang Band, MCPR, Lala Widy, DJ Performance, Robokop, serta sejumlah komunitas lokal yang menghibur pengunjung dari berbagai kalangan.
Koyonk menilai, tingginya antusiasme masyarakat membuktikan SDC Fest telah berkembang menjadi ruang publik yang mempertemukan olahraga, hiburan, komunitas, dan pelaku UMKM dalam satu kegiatan.
“Keberhasilan dua hari pertama menjadi modal penyelenggara untuk menghadirkan acara yang lebih meriah pada puncak Final Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung pada 19 Juli 2026 di Alun-Alun Ciledug,” katanya.
Pihaknya juga mengajak masyarakat Tangerang Raya untuk kembali memadati SDC Fest sekaligus mendukung pelaku UMKM lokal yang berpartisipasi dalam festival tersebut.
SDC Fest sendiri merupakan festival hiburan yang menggabungkan nonton bareng Piala Dunia 2026, festival kuliner, pertunjukan musik, dan aktivitas komunitas.
Melalui konsep tersebut, penyelenggara berupaya menciptakan ruang kebersamaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM lokal.
Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah
