
LEBAK – Penyakit scabies atau kudis pada hewan menjadi kasus terbanyak yang ditangani UPTD Puskeswan di bawah Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lebak. Penyakit kulit ini mendominasi laporan kesehatan hewan dan mengungguli berbagai kasus penyakit lainnya.
Kepala UPTD Puskeswan Kabupaten Lebak, Andi mengatakan, sebagian besar hewan peliharaan yang datang untuk berobat mengalami scabies atau infeksi jamur kulit.
“Rata-rata scabies, ada juga kasus kucing berantem. Kemarin kita baru nemuin dua kasus, lukanya sampai ke mata,” kata Andi kepada awak media, Sabtu (4/7/2026).
Karena tingginya kasus tersebut, Disnakeswan Kabupaten Lebak kini terus menggencarkan layanan pemeriksaan kesehatan hewan peliharaan, khususnya kucing, anjing, dan kera.
“Kalau hewan kesayangan, kita layani anjing, kucing, dan kera. Tapi yang paling banyak dibawa ke sini biasanya kucing,” ungkapnya.
Andi menjelaskan,.setiap pemilik hewan yang datang wajib mengisi data lengkap, mulai dari nama, jenis hewan peliharaan, hingga nomor telepon. Pendataan ini memudahkan petugas melakukan tindak lanjut jika diperlukan.
Sementara itu, pemilik anjing lebih sering memilih layanan kunjungan rumah. Petugas Puskeswan akan mendatangi rumah pemilik untuk memberikan pelayanan langsung.
“Untuk pemilik anjing, sebagian besar lebih memilih menghubungi petugas. Nanti petugas datang langsung ke rumah untuk pelayanan door to door,” ujarnya.
Meski begitu, Andi mengakui, UPTD Puskeswan Lebak belum mampu menangani kasus berat. Keterbatasan fasilitas membuat layanan masih terbatas pada penanganan ringan hingga sedang.
“Kalau untuk pemberian vitamin, kurang nafsu makan, dan scabies kita masih bisa menangani di sini. Tapi kalau yang harus dirawat inap atau lukanya parah, belum bisa,” jelasnya.
Andi menambahkan layanan pemeriksaan hewan peliharaan di UPTD Puskeswan Lebak hingga kini masih gratis tanpa pungutan biaya.
“Kalau di kita gratis, belum ada retribusi. Karena yang datang ke sini paling banyak kasus scabies dan kurang nafsu makan. Antusiasme masyarakat juga cukup tinggi, bulan ini saja sudah lebih dari 10 pemilik hewan peliharaan yang konsultasi,” tandasnya.
Penulis : Mg-Aldo Marantika
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd