Beranda Peristiwa Satpol PP Tangsel Gerebek Tempat Esek-esek Berkedok Panti Pijat

Satpol PP Tangsel Gerebek Tempat Esek-esek Berkedok Panti Pijat

451
0
Satpol PP Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggerebek dan menyegel Cat Massage And Bar yang berlokasi di kawasan ruko RGB BSD, Kecamatan Serpong Utara pada Selasa (25/6/2019)

TANGSEL – Satpol PP Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggerebek dan menyegel Cat Massage And Bar yang berlokasi di kawasan ruko RGB BSD, Kecamatan Serpong Utara pada Selasa (25/6/2019). Tindakan tegas tersebut dilakukan karena diduga di lokasi tersebut dijadikan sebagai tempat esek-esek.

Kepala Seksi Penyidikan dan Pengawasan Bidang Penegakkan Perundang-undangan pada Satpol PP Tangsel, Muchsin menjelaskan, penggerebekan ini berawal dari beberapa laporan masyarakat bahwa adanya tempat pariwisata yang notabene tidak memiliki tanda daftar pariwisata dan di dalamnya ternyata dijadikan tempat asusila atau prostitusi.

Dari kabar tersebut, menurutnya, pihaknya melakukan penyidikan dan selanjutnya melakukan penindakan langsung.

“Tempat ini pelanggarannya adalah dijadikan tempat asusila bukan karena izin IMB karena ada pasangan bukan suami istri, lalu ada alat kontrasepsi, dan perempuannya juga telanjang. Nah itu sudah memberikan bukti yang kuat. Tapi selanjutnya kita juga akan mendalaminya lagi,” kata Muchsin di lokasi peristiwa, Selasa (25/6/2019).

“Tadi yang diamankan 15, tapi yang ketangkep tangan yang telanjang tadi ada 3 pasang, masih ada kondomnya juga tuh sebagai barang bukti,” imbuhnya.

Muchsin melanjutkan, pihaknya belum menemukan adanya masalah Human Trafficking. Sementara ini pihaknya masih belum melihat umur dari para pekerja-pekerja wanitanya itu. Tapi kata Muchsin, jika ada yang di bawah umur nanti akan dilimpahkan ke Polres.

“Makanya pada hari ini kita membawa temen-temen dari perlindungan anak. Kalo misalkan nanti ada pelanggaran Human Trafficking itu nanti kita serahkan ke perlindungan perempuan dan anak juga,” katanya.

Sementara salah satu wanita pekerja di tempat tersebut yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, dirinya meraup penghasilan dalam 1 bulan bisa mencapai Rp20 juta.

“Saya baru mas disini. Kalo sebulan saya itung-itung pernah mendapat Rp20 sampai Rp30 juta dalam 1 bulan, itu pun kalo dalam 1 hari kita mampu menerima 5 tamu. Ya kalo saya kadang kuat kadang enggak,” ujarnya. (Ihy/Red)