Beranda Pariwisata Satpol PP Pandeglang Angkut Meja Pedagang Kaki Lima

Satpol PP Pandeglang Angkut Meja Pedagang Kaki Lima

196
0
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pandeglang mengangkut tempat berjualan para Pedagang Kaki Lima (PKL) di jalur Plaza Pasar Badak dan jalur Yumaga karena dianggap menggangu pengguna jalan. (Foto: Memed/Bantennews.co.id)

PANDEGLANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pandeglang mengangkut tempat berjualan para Pedagang Kaki Lima (PKL) di jalur Plaza Pasar Badak dan jalur Yumaga. Keberadaan PKL tersebut dianggap menggangu pengguna jalan.

Kasi Operasi dan Pengendalian (Opdal) Satpol PP Pandeglang, Nasuhi menyampaikan, kegiatan tersebut dilakukan karena ada perintah langsung dari Bupati Pandeglang, karena bupati menggangap para PKL yang berjualan dipinggir jalan dan diatas trotoar menggangu pengguna jalan lain.

Kata Nasuhi, barang-barang yang diangkut Satpol PP meliputi Bangku, Meja dan barang-barang lain yang terletak dipinggir jalan. Selanjutnya barang yang diangkut Satpol PP akan diserahkan ke bidang Tindak Pidana Umum (TPU) Satpol PP.

Baca Juga :
loading...

Nasuhi juga mengatakan, kalau sebelumnya Satpol PP sudah menyampaikan pemberitahuan langsung kepada kepala kemanan untuk diberitahukan kembali kepada para pedagang agar jangan berjualan diatas trotoar dan pinggir jalan.

“Meja, bangku dan barang-barang yang dipinggir jalan, selanjutnya barang tersebut akan dibawa ke Mako dan akan diserahkan ke bidang TPU untuk di BAP. Pemberitahuan itu sudah ada namun tidak secara tertulis tapi saya sudah menyampaikan ke pak Kosim sebagai keamanan disini,” katanya ditemui dilokasi kegiatan, Senin (25/6/2018).

Padahal kata Nasuhi, dari pukul 09.00 WIB sampai pukul 00.00 WIB jalur tersebut sudah steril dari PKL khususnya pedagang sayuran, alasannya karena para pedagang sudah diberikan waktu untuk berjualan dari pukul 02.00 WIB – 09.00 WIB.

“Seharusnya steril dari pedagang karena dari pukul 02.00 WIB sampai pukul 09.00 WIB sudah dikasih waktu untuk berdagang dan setengah sepuluh paling lambat sudah steril,” pungkasnya. (Med/Red)

loading...