Beranda Pendidikan Sambut Ramadan, SD Negeri 3 Kramatwatu Adakan Pesantren Kilat

Sambut Ramadan, SD Negeri 3 Kramatwatu Adakan Pesantren Kilat

275
0
Suasana Kegiatan Pesantren Kilat di SDN 3 Kramatwatu Kabupaten Serang

SERANG – SDN Negeri 3 Kramatwatu, Kabupaten Serang banyak mengadakan kegiatan dalam mengisi Ramadan. Salah satunya Pesantren Kilat. Para pelajar pun antusias menyambut kegiatan tahunan ini.

Kepala Sekolah SD Negeri 3 Kramatwatu, Tsabit mengatakan bahwa hikmah dari pada puasa adalah sebagai cerminan introspeksi diri dalam kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan amalan sesuai dengan kaidah dan anjuran agama Islam yang telah di tetapkan.

Sebab itu, pendidikan agama yang sudah ditanamkan sejak dini diharapkan mampu membentengi karakter siswa-siswi dalam menghadapi kehidupan di era globalisasi dan digitalisasi saat ini di antaranya adalah dengan mengadakan kegiatan positif yang dilakukan di SD Negeri 3 Kramatwatu seperti Pesantren Kilat.

“Kegiatan ini juga untuk meningkatkan mutu pendidikan anak-anak, nama baik sekolah melalui eksistensi atau perkembangan diharapkan lebih maju lagi kedepannya,” ujarnya, Jumat (10/5/2019).

Dia menuturkan bahwa dalam kegiatan Pesantren Kilat itu banyak rangkaian kegiatan yang dilaksanakan diantaranya salat Dhuha bersama,
tadarusan dan tauziah, pemberian materi keagamaan, belajar sedekah dan banyak lagi.

“Kegiatan ini pesertanya dari kelas tiga sampai dengan kelas enam sebanyak 200 siswa. Kegiatan ini juga berlangsung dari hari Rabu 8 Mei 2019 sampai dengan hari Jumat 10 Mei 2019. Kita laksanakan sampai hingga buka puasa bersama,” terangnya.

Dia menjelaskan bahwa kegiatan Pesantren Kilat cukup manfaat dan positif. “Sebab, kegiatan tersebut dapat membentuk karakter siswa yang agamis dan berakhlakul Karimah serta peduli sesama dan mandiri,” ujarnya.

Sementara itu Almuksin, selaku Monitoring dari Kecamatan Kramatwatu mengatakan kegiatan Pesantren Kilat sangat baik. Sebab, dalam metode pembelajarannya banyak kegiatan agama.

“Kedepan perlu di tingkatkan lagi, terutama harus banyak praktiknya ketimbang teori ke siswa, baik tata cara salat maupun memotivasi untuk gemar membaca alquran, dengan metode tahfidz yang mudah dipahami,” katanya.

Salah satu siswa peserta pesantren Alfa Gifari Maulidi mengaku sangat senang dengan kegiatan Pesantren Kilat yang diadakan pihak sekolah.

“Cita cita saya ingin menjadi mubalig atau ustadz yang berprestasi,” ujarnya. (Red)