CILEGON – Penyelidikan kasus pembunuhan anak berinisial MAHM (9) di sebuah rumah mewah di Komplek Bukit Baja Sejahtera (BBS) III, Kelurahan Ciwaduk, Kota Cilegon, Selasa (16/12/2025), masih terus berlanjut.
Berdasarkan keterangan polisi, saat ini petugas masih terus melakukan pemeriksaan atau meminta keterangan kepada sejumlah orang yang kini berstatus saksi.
Kasi Humas Polres Cilegon, AKP Sigit Darmawan mengungkapkan saat ini tak ada perkembangan terbaru, selain bertambahnya jumlah saksi.
“Tadinya kan 7 orang, sekarang sudah 15 saksi yang dimintai keterangan,” katanya kepada wartawan melalui sambungan telepon, Selasa (23/12/2025).
Ia menyebutkan, 15 orang yang berstatus saksi dan tengah dimintai keterangan soal kasus pembunuhan oleh petugas itu terdiri dari keluarga korban, karyawan ayah korban, teman ayah korban, dan tetangga korban.
“Pelaku belum tertangkap. Jangan menyiarkan berita-berita hoax, tunggu keputusan polisi. Apabila masyarakat mendapatkan informasi yang akurat untuk membantu pihak kepolisian segera komunikasi kepada pihak penyidik, identitas dirahasiakan,” ucapnya.
Saat disinggung soal anggapan lambatnya petugas mengungkap kasus pembunuhan ini, Sigit meminta kepada masyarakat untuk bersabar.
“Kita berupaya mengungkap kasus ini secara transparan dan akuntabel. Kita melakukan penyidikan harus berhati-hati, karena memutuskan seseorang menjadi tersangka. Untuk barang bukti yang dipergunakan oleh pelaku dalam aksinya tersebut belum ditemukan,” tutupnya.
Penulis : Maulana
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
