Beranda Peristiwa Saatnya Tertib atau Ditindak, Operasi Patuh Maung 2026 di Lebak Resmi Digelar

Saatnya Tertib atau Ditindak, Operasi Patuh Maung 2026 di Lebak Resmi Digelar

Ilustrasi

LEBAK – Polres Lebak melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) resmi menggelar Operasi Patuh Maung 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 8 Juni hingga 22 Juni 2026. Operasi ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Lebak.

Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki menyampaikan bahwa Operasi Patuh Maung 2026 mengusung tema “Optimalisasi Transformasi Penegakan Hukum Secara Elektronik”. Tema tersebut menegaskan komitmen Polri dalam mengedepankan penegakan hukum berbasis teknologi untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Menurutnya, pelaksanaan operasi tidak hanya berfokus pada penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, tetapi juga mengedepankan pendekatan edukatif dan preventif guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara.

“Operasi Patuh Maung 2026 bertujuan untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas, sekaligus mendukung terciptanya keselamatan bagi seluruh pengguna jalan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Lebak AKP Liska Oktavima mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Ia mengingatkan para pengendara untuk menggunakan helm berstandar SNI, melengkapi surat-surat kendaraan, mengenakan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta mematuhi rambu-rambu dan peraturan lalu lintas yang berlaku.

“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Dengan disiplin dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan dan tercipta kondisi lalu lintas yang aman, nyaman, serta kondusif,” katanya.

Polres Lebak berharap melalui Operasi Patuh Maung 2026, masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing.

Operasi ini juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung transformasi digital melalui penerapan sistem penegakan hukum elektronik yang lebih efektif, transparan, dan modern.

Baca Juga :  Dindikbud Banten Imbau Siswa SMA/SMK Tidak Ikut Aksi Demo di DPR RI

Tim Redaksi