TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten menargetkan seluruh Rukun Warga (RW) memiliki bank sampah di tahun 2024, sebagai bagian dari pengolahan sampah terpadu dan mandiri oleh masyarakat.
Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan mengatakan program bank sampah merupakan bentuk kepedulian masyarakat dalam pengelolaan sampah secara mandiri.
“Program bank sampah menunjukkan kualitas warganya, karena mampu menggerakkan masyarakat untuk mempunyai pengelolaan sampah sendiri,” ujar Pilar, Rabu (16/11/2022).
Ia menjelaskan program bank sampah menjadi bukti jika warga sangat peduli dalam pengelolaan sampah. Kemudian, pelibatan karang taruna dalam program bank sampah juga sebagai regenerasi pelestarian lingkungan.
Oleh karena itu, prinsip bank sampah yang didirikan oleh pemuda harus mempunyai tanggung jawab sosial. Misalnya, yang dilakukan oleh Karang Taruna RW 20 Villa Dago Tol.
“Saya harap programnya makin bagus lagi. Lalu, yang paling penting kekompakannya dan mempunyai program-program yang bermanfaat untuk masyarakat, baik dari nilai ekonomi, lingkungan, sosial dan lain sebagainya,” ujarnya.
Pilar mengungkapkan saat ini Tangerang Selatan sedang mengupayakan adanya insenerator atau pengelolaan sampah terpadu. Tetapi, program bank sampah dan TPS3R juga terus dijalankan.
“Di RW 20 Villa Dago Tol ini dicanangkan bank sampah dan semoga bermanfaat bagi masyarakat sekitar, bukan hanya di RW 20 saja, tetapi bisa mengelola seluruh bank sampah di Villa Dago Tol,” pungkasnya. (Ihy/Red)
