CILEGON — Ganda, warga Lingkungan Gerem Kagungan RT/RW 03/06, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, menghadapi ancaman longsor yang mengintai rumahnya setiap saat. Aliran sungai terus menggerus tanah hingga menyisakan jarak sekitar setengah meter dari pondasi rumah.
Ganda menunjukkan kondisi rumahnya yang semakin kritis. Ia menyebut pondasi rumahnya sudah retak dan mulai rusak akibat gerusan air.
“Jarak kali dengan rumah saya tinggal setengah meter. Pondasi sudah patah,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Ia mengaku, hidup dalam ketakutan bersama keluarganya, terutama saat hujan turun. Suara air dan kondisi tanah yang labil membuat situasi semakin mencekam.
Ganda bahkan kerap mengungsikan keluarganya ke tempat yang lebih aman untuk menghindari risiko longsor.
“Saya tidak bisa tidur nyenyak. Kalau hujan, saya langsung bawa keluarga mengungsi,” katanya.
Ia mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon dan DPRD segera turun tangan menangani kondisi tersebut sebelum terjadi bencana.
“Saya minta perhatian serius. Di Gerem ini ada anggota dewan, tolong bantu. Saya juga minta Wali Kota turun tangan,” tegasnya.
Penulis : Maulana
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
