Beranda Pemerintahan Rumah Hasil Kerja Sebagai TKW Ambruk, Kini Kembali Dibangun

Rumah Hasil Kerja Sebagai TKW Ambruk, Kini Kembali Dibangun

Wali Kota Serang Budi Rustandi memberikan bantuan kepada warga terdampak rumah roboh di Lingkungan Kepandean, Kelurahan Keagungan Kecamatan Serang, Kota Serang.

SERANG – Nani Kusnayati (58), seorang warga kurang mampu, tak kuasa menahan emosinya saat mengetahui rumah tinggalnya yang roboh. Rumah itu dibangun dengan hasil jerih payah sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di negeri orang.

Dalam kondisi terpuruk itu, harapan  datang kembali. Pelukan hangat dan tangis haru menyambut kedatangan Wali Kota Serang, Budi Rustandi, di Lingkungan Kepandean, Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang, Kota Serang, Senin (3/8/2026).

Budi Rustandi hadir secara langsung menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp30 juta beserta paket sembako untuk perbaikan rumah Nani yang rusak parah. Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi oleh Kepala Diskominfo Kota Serang, Tri Ningsih, serta Camat Serang, Basuni.

Peristiwa naas yang menimpa Nani terjadi pada Februari lalu. Rumah yang ia bangun dari hasil jerih payahnya bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Brunei Darussalam dan Malaysia itu ambruk akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang.

“Alhamdulillah, saya bersyukur sekali dikasih bantuan dari Pak Wali Kota Rp30 juta buat bedah rumah. Terima kasih banyak karena sudah dibantu,” kata Nani penuh haru.

Nani menceritakan, saat kejadian dirinya sedang berada di rumah kerabatnya di Kramatwatu sehingga selamat dari musibah tersebut. Namun, sebagian besar barang berharga di dalam rumahnya tidak dapat diselamatkan.

Lantaran tidak memiliki biaya dan tidak memiliki anak, Nani bersama suaminya terpaksa menyewa rumah kontrakan selama hampir setengah tahun.

Mendengar informasi dari warga mengenai kondisi pasangan lansia tersebut, Budi Rustandi bergerak cepat meninjau lokasi penampungan sementara dan menyerahkan bantuan. Uang tunai sebesar Rp30 juta tersebut bersumber dari Biaya Penunjang Operasional (BPO) Wali Kota.

‎”Istri dan suaminya sekarang ngontrak karena tidak ada biaya untuk memperbaiki rumah dan mereka juga tidak punya anak. Bantuan dari BPO ini adalah bentuk kepedulian sosial dan tanggung jawab kami untuk merespons cepat beban warga yang tertimpa musibah,” tutur Budi usai meninjau lokasi.

Baca Juga :  Insentif RT/RW Kota Tangsel Bakal Naik Rp1 Juta Tahun Depan

Ia berharap proses rekonstruksi rumah Nani dapat segera berjalan lancar sehingga pasangan suami istri tersebut bisa kembali menempati hunian yang layak dan aman.

‎”Insyaallah segera kita bangun. Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari ibadah kita bersama, dan semoga Ibu Nani beserta suami senantiasa diberikan kekuatan,” pungkas Budi.

Tim Redaksi