Beranda Kesehatan RSUD Banten Dikabarkan Penuh, Pasien Corona dari Tangerang Meninggal

RSUD Banten Dikabarkan Penuh, Pasien Corona dari Tangerang Meninggal

1088
0
Penanganan pasien terduga terpapar virus corona. (Ist)

 

KAB TANGERANG – Pasein Covid-19 berstatus PDP asal Cisoka, Kabupaten Tangerang meninggal dunia., Sebelumnya pasien sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten namun ditolak lantaran penuh.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulanangan Penyakit Dinas Kesahatan Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi mengatakan, sebelmnya sang pasien hanya mengalami PDP ringan. Kemudian pihaknya memperbolehkan untuk isolasi di rumah sambil menunggu ruangan RSUD Banten yang kosong.



“Jadi almarhum, sebelum datang ke Puskesmas Cisoka dia dirujuk ke RSU Banten tetapi sesampainya di sana penuh,” kata Hendra saat dikonfirmasi BantenNews.co.id, Jumat (3/4/2020).

Pada hari yang sama, akhirnya pasien ke Puskesmas Cisoka. Petugas di sana memberikan saran untuk isolasi di rumah.

Kendati demikian, Dokter Hendra mengatakan saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang telah turun untuk melakukan cek kesehatan keluarga PDP tersebut.

“Pagi tadi kami turun ke keluarga. Dan hari Senin masyarakat sekitar kita lakukan pemeriksaan.” ungkapnya.

Hendra memastikan hasil pemeriksaan tes Corona PDP yang meninggal dan keluarganya negatif. “PDP yang meninggal dan 7 anggota keluarganya negatif,” kata Hendra.

Mengenai informasi bahwa RSUD Banten penuh sehingga tidak menerima pasien tersebut, Bantennews masih meminta informasi pasti soal tersebut. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramuji Hastuti belum merespon pertanyaan wartawan.

Data terakhir yang diterima BantenNews.co.id, bahwa pihak RSUD Banten mampu menampung 250 pasien Covid-19. Mulai dari kategori PDP hingga positif Corona. Jumlah pasien yang terkahir ditangani di rumah sakit tersebut sebanyak 88 pasien Covid-19.

Rata-rata pasien berasal dari Tangerang Raya, yakni Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. Hal itu berdasarkan data tanggal 31 Maret 2020.

(Ren/You/Red)