Beranda Pilkada Serentak 2020 Rotasi Pejabat, Irna Bantah Sebagai Pengondisian Pilkada 2020

Rotasi Pejabat, Irna Bantah Sebagai Pengondisian Pilkada 2020

Bupati Pandeglang Irna Narulita saat melakukan pelantikan sejumlah pejabat eselon II di Puspemkab Pandeglang.

 

PANDEGLANG – Bupati Pandeglang, Irna Narulita membantah jika pelantikan 13 pejabat eselon II yang dilakukan pagi ini sebagai pengondisian menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pandeglang tahun 2020 mendatang.

Kata Irna, pelantikan itu murni untuk mengisi kekosongan jabatan di tujuh dinas yang sudah berlangsung sekian lama.

“Kalau semuanya berfikir ke sana (Pilkada) repot dong. Kan misalnya, saya ikut Pilkada, tapi kan saya dinilai sampai 2021. Kalau organisasi saya ini enggak jalan, memble,” kilah Irna, Jumat (13/12/2019).

Ia menegaskan, pelantikan tersebut akan tetap dilaksanakan meski tidak ada Pilkada, sebab menurutnya pelantikan pejabat demi kebutuhan roda organisasi.

“Lagipula tujuh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) ini memang sudah kosong, jadi harus diisi. Tanpa ada Pilkada pun saya geser mereka yang tidak punya kinerja baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelantikan pejabat lain juga akan dilakukan karena ada sejumlah pejabat ditingkat eselon III dan IV yang juga mengalami kekosongan dan menghadapi pensiunan.

“Ini roda pemerintahan harus berputar, kalau Kadis kinerjanya enggak baik, payah saya. Sementara saya juga ingin menuai prestasi. Eselon III dan IV masih banyak yang kosong. Itu harus dipenuhi karena ada juga yang pensiun, Sehingga kami akan terus mengisi formasi ini agar bisa bergerak membantu menyelesaikan PR,” jelasnya. (Med/Red)