Beranda Pendidikan Ribuan Sekolah di Lebak Belum Jalankan Program Adiwiyata

Ribuan Sekolah di Lebak Belum Jalankan Program Adiwiyata

Proses penilaian program Adiwiyata di Lebak. (Mg-Aldo Marantika/Bantennews)

LEBAK – Program Adiwiyata di Kabupaten Lebak masih berjalan lambat. Dari total 1.375 sekolah jenjang SD hingga SMA, hanya 38 sekolah yang menerapkan program sekolah berbudaya lingkungan. Artinya, 1.337 sekolah belum menjalankan Program Adiwiyata.

Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Lebak, Eric Kusuma, mengatakan capaian tersebut masih jauh dari harapan.

“Dari 1.375 sekolah di Kabupaten Lebak, baru 38 sekolah yang menjalankan Program Adiwiyata pada 2025,” kata Eric, Jumat (7/8/2026).

Eric merinci, sebanyak 18 sekolah meraih predikat Adiwiyata tingkat kabupaten, 18 sekolah tingkat provinsi, dan hanya 2 sekolah yang berhasil menembus tingkat nasional.

Menurut Eric, sekolah memegang peran penting dalam membentuk karakter peduli lingkungan. Karena itu, Program Adiwiyata tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga membangun kebiasaan menjaga lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga membentuk karakter peserta didik agar peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Melalui Program Adiwiyata, sekolah mengintegrasikan nilai-nilai pelestarian lingkungan ke dalam seluruh aktivitas pendidikan, mulai dari pembelajaran hingga pengelolaan lingkungan sekolah.

Eric menjelaskan, pemerintah meluncurkan Program Adiwiyata sejak 2006 melalui Kementerian Lingkungan Hidup bersama Kementerian Pendidikan. Program tersebut bertujuan mencetak generasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekaligus menciptakan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman.

Meski memiliki kekayaan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati yang besar, Lebak masih menghadapi sejumlah kendala dalam memperluas Program Adiwiyata.

“Kami masih menghadapi tantangan berupa rendahnya kesadaran sebagian warga sekolah, keterbatasan sarana pendukung, serta perlunya pendampingan yang berkelanjutan agar budaya peduli lingkungan benar-benar tumbuh,” jelasnya.

Eric berharap semakin banyak sekolah di Lebak yang ikut menerapkan Program Adiwiyata sehingga budaya menjaga lingkungan tidak hanya tumbuh di sekolah, tetapi juga terbawa hingga ke rumah dan masyarakat.

Baca Juga :  Remaja di Kota Tangerang Diedukasi Pemahaman Hukum

“Kami ingin pembiasaan menjaga lingkungan di sekolah menjadi bagian dari perilaku peserta didik di mana pun mereka berada,” pungkasnya.

Penulis : Mg-Aldo Marantika
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd