PANDEGLANG – Revitalisasi 93 Sekolah Dasar (SD) hingga akhir Juli belum ada satupun yang rampung. Meski begitu, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang mengklaim progres perbaikan tetap berjalan.
Diketahui, program revitalisasi itu menyasar sekolah yang mengalami kerusakan di berbagai wilayah Kabupaten Pandeglang. Di sisi lain, Disdikpora belum mengungkap rincian kondisi kerusakan maupun tingkat kerusakan masing-masing sekolah.
Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Bidang Pembinaan SD Disdikpora Pandeglang, Agung Kusuma Bakti mengatakan, 93 sekolah tersebut menjadi bagian dari program revitalisasi tahun ini.
“Untuk tahun ini kita itu sudah ada 12 SD kita sudah PKS dengan pihak kementerian dan besok 81 sekolah ada juga untuk PKS dengan pihak kementerian tiga hari, sehingga totalnya ada 93 direvitalisasi,” kata Agung, Jumat (24/7/2026).
Agung menjelaskan, sebanyak 12 sekolah telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan kementerian dan mulai menjalankan pekerjaan revitalisasi. Sementara 81 sekolah lainnya segera menyusul proses PKS.
Meski proyek sudah berjalan, Disdikpora mengakui belum ada satu pun revitalisasi yang selesai.
“Kalau untuk yang selesai revitalisasi belum, karena yang 12 saja itu masih berjalan,” ujarnya.
Hingga kini, Disdikpora juga belum membeberkan target penyelesaian revitalisasi maupun daftar sekolah yang menjadi prioritas.
Padahal, sejumlah SD di Pandeglang sebelumnya menjadi sorotan lantaran mengalami kerusakan berat sehingga mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Penulis : Mg-Madani Prasetia
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
