Beranda Pemerintahan Resmi Jadi Walikota, Helldy Janji Tekan Kemiskinan dan Pengangguran di Cilegon

Resmi Jadi Walikota, Helldy Janji Tekan Kemiskinan dan Pengangguran di Cilegon

Walikota Cilegon, Helldy Agustian dan Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta saat menyampaikan keterangan pers - (Foto Usman Temposo/BantenNews.co.id)

CILEGON – Walikota Cilegon, Helldy Agustian menyatakan selama masa kepemimpinannya bakal menekan angka kemiskinan di Kota Industri.

Selain itu, bersama Wakilnya, Sanuji Pentamarta, pihaknya juga bakal mengurangi jumlah pengangguran di Kota Baja.

“Karena kemiskinan di Cilegon ini nomor dua terendah, pengangguran kita nomor dua terendah se Banten,” ujarnya saat konfrensi pers di Rumah Dins Walikota Cilegon, Jumat (26/2/2021).

Dia menyatakan ketimpangan di Kota Cilegon masih terbilang tinggi yakni meningkat dari 0,36 persen menjadi 0,39 persen.

“Kemarin kita tengok Banyuwangi PAD (Pendapatan Asli Daerah) mereka hanya Rp750 juta, sementara kita Rp725 juta. Mereka punya 25 kecamatan dan kita punya 8 kecamatan. Mereka punya penduduk 1,5 juta dan kita cuma 430 ribu, harusnya kita lebih baik daripada Banyuwangi,” ucapnya.

Sebab itu, pihaknya minta kepada sleuruh kepala dinas bersama-sama membangun Cilegon. “Membangun dengan kejujuran, dengan transparansi dan dengan jiwa tulus ikhlas agar ke depan kita jadi catatan torehan sejarah Kota Cilegon bahwa Cilegon tidak ada lagi pengangguran tidak ada lagi kemiskinan yang sangat tajam,” katanya.

Dia menyatakan dalam membangun Cilegon diperlukan kebersamaan. Sehingga berjalan dengan baik.

“Kami menyadari berdua bahwa Cilegon ini ilustrasinya sebagai rumah kita bersama, rumah kita ini harus kita jaga bersama-sama agar rumah kita ini menjadi rumah yang baik dan menjadi contoh rumah-rumah yang lain di Indonesia. Karena kami menyadari bahwa Cilegon ini bukan milik aku, bukan milik kamu, tapi milik kita semuanya,”

“Maka kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Cilegon tidak ada lagi nomor 1, tidak ada lagi nomor 2, tidak ada lagi nomor 3, dan tidak ada lagi nomor 4. Yang ada adalah kita adalah seluruh masyarakat Kota Cilegon,”

“Karena kami berdua juga menyadari bahwa kami bukan siapa-siapa, dan bukan apa-apa tanpa bantuan Forkopimda, para ASN, masyarakat, dan alim ulama khususnya, partai politik, DPRD dan seluruh masyarakar Cilegon mari kita bangun bersama-sama rumah kita agar rumah kita ini menjadi rumah yang baik. Kedepan Pemkot Cilegon melayani bukan dilayani, itu menjadi motto kami berdua,” katanya.

(Man/Red)