Beranda Peristiwa Relawan dan Korban Tsunami Selat Sunda Hadiri ‘Banten Berdzikir’

Relawan dan Korban Tsunami Selat Sunda Hadiri ‘Banten Berdzikir’

253
0
Acara Banten Berdzikir yang digelar LAZ Harfa bersama warga, relawan, dan penyintas tsunami Selat Sunda. (Foto : ist)

PANDEGLANG – Ribuan warga bersama relawan dan korban tsunami Selat Sunda menghadiri acara ‘Banten Berdzikir’, Rabu (9/1/2019). Acara ini diselenggarakan LAZ Harfa Banten, Forum of Zakat (FOZ), dan Majelis Azzikra.

Acara ini mengundang KH Muhamad Arifin Ilham, Ustad H Ferry Nur, Ustad Muhammad Toharuddin Alhafidz dan Amar Azzikra. Namun KH Muhamad Arifin Ilham tidak dapat hadir karena sakit kanker yang dideritanya dan harus dirawat di rumah sakit, sehingga ia diwakili oleh putranya yaitu Amar Azzikra (Pimpinan Majelis Azzikra Sentul).

Acara ini diikuti oleh 32 lembaga kemanusiaan serta para relawan dari berbagai daerah seperti Papua, Bali, Medan dan daerah lainnya.

Dalam acara tersebut, Ammar Azzikra mengungkapkan bahwa Banten Berdzikir merupakan bentuk muhasabah diri untuk meminta ampunan dan juga meminta untuk dikuatkan dari segala bentuk ujian. Acara ini juga bukan hanya berdzikir bersama akan tetapi juga memberikan bantuan kepada para penyintas agar membangun semangat Banten kembali.

“Semangat mereka adalah harapan kita semua, maka gotong royong untuk Banten kembali merupakan solusi untuk membangun semangat mereka,” ujarnya.

Ustad H Ferry Nur mengatakan bahwa orang yang membantu saudaranya yang kesusahan lebih utama daripada orang yang beriktikaf sebulan penuh di Masjid Nabawi.

Ketua Yayasan Harapan Dhuafa Banten, Ustad Mulyadi menambahkan bahwa acara Banten Berdzikir ini merupakan ajang silaturahmi bagi semua elemen yang berkaitan dengan tsunami di Banten. Ia juga mengungkapkan bahwa ia sangat terharu karena banyak sekali yang ikut bahu membahu membangun semangat Banten kembali bahkan dari berbagai daerah di Indonesia. “Musibah ini tentu juga akan banyak hikmah yang didapatkannya,” ujarnya. (Ink/red)