Beranda Gaya Hidup Reaksi yang Terjadi Pada Tubuh Saat Merasa Bahagia

Reaksi yang Terjadi Pada Tubuh Saat Merasa Bahagia

Ilustrasi - foto istimewa womentalk.com

Sebuah penelitian menemukan bahwa rasa bahagia bisa membuat tubuh lebih sehat dan merasa produktif dalam beraktivitas. Bahkan, rasa bahagia bisa memberikan efek positif dalam menjalani hidup.

Hal ini disebabkan karena neurotransmiter, yang bertanggung jawab pada proses dan perasaan di setiap aspek tubuh, mulai mengirimkan sinyal diantara saraf dan sel tubuh. Akhirnya, kita akan merasakan sukacita tersebut sampai ke seluruh bagian tubuh. Penasaran seperti apa yang terjadi? Simak berikut ini seperti dilansir womentalk.com.

1. Kulit jadi lebih glowing

Ketika Anda bahagia, hormon yang disebut endorfin (hormon rasa bahagia) akan meningkat. Inilah yang memberikan efek anti inflamasi dan mendorong penyembuhan luka. Selain itu, aliran darah dalam tubuh juga akan bekerja secara optimal sehingga kulit Anda menjadi lebih sehat dan lebih awet muda. Ada sebuah penelitian yang menemukan bahwa kebahagian dan awet muda memiliki hubungan yang kuat antara satu sama lain.

2. Meningkatkan kerja otak

Ketika kita merasa bahagia, otak mengirimkan sinyal untuk melepaskan dua zat kimia, yaitu hormon dopamin dan serotonin. Dua jenis neurotransmiter di otak, ini berkaitan dengan kebahagiaan. Hormon kebahagiaan ini akan membuat fungsi otak bekerja dengan lebih baik.

3. Menurunkan risiko penyakit jantung

Rasa bahagia bisa memberikan efek positif untuk kesehatan. Salah satunya dalah kesehatan jantung. Hal ini terjadi karena hormon endorfin yang terlepas tersebut dapat meningkatkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah. Inilah yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan masalah kardiovaskular lainnya.

4. Sistem saraf otonomi

Sistem ini merupakan sistem saraf yang bertanggung jawab pada semua hal di dalam tubuh, seperti pernapasan, dan pencernaan sistem saraf ini dipengaruhi oleh rasa bahagia dan gembira. Sistem ini bisa membuat nafas kita jadi lebih baik dan sistem pencernaan, baik ketika menelan, mencerna, dan memproses berbagai makanan, bisa berjalan dengan baik sehingga terhindar dari risiko gangguan pencernaan.

Selain beberapa hal di atas, rasa bahagia juga bisa mengurangi tingkat stres dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Memang kita tidak bisa selalu merasa bahagia, tetapi kita bisa mengelabui otak supaya mengira kalau kita sedang bahagia. Caranya, cukup tersenyum dan pikirkan hal-hal yang menyenangkan. Cara ini bisa membuat mood Anda meningkat dan stres berkurang. Jadi, rajin-rajinlah tersenyum, ya. (Red)