Beranda Politik Ray Rangkuti : Tangsel Butuh Figur Pemimpin Baru

Ray Rangkuti : Tangsel Butuh Figur Pemimpin Baru

110
0
(foto: tribunnews.com)

TANGSEL – Pengamat politik Ray Rangkuti mengatakan bahwa Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membutuhkan figur baru untuk menjadi kepala daerah. Penegasan Ray Rangkuti ini menyikapi telah bermunculannya sejumlah tokoh yang digadang bakal maju untuk mengikuti Pilkada Tangsel 2020.

Menurutnya, ada enam kategori yang bisa menjadi figur baru calon pemimpin Tangsel. Ia menyebut kriteria tersebut di antaranya adalah anak muda dengan usia maksimal 50 tahun, memiliki pergaulan atau relasi minimal secara nasional, sangat peduli pada gerakan anti korupsi, memiliki rekam jejak sebagai pekerja keras dan jujur, memiliki visi untuk kemajuan, pluralis, dan dialogis, serta bukan bagian dari dinasti politik di Banten.

Direktur Lingkar Madani (Lima) itu membeberkan, sejatinya dengan APBD yang mencapai Rp3 triliun, perkembangan Tangsel ke arah kota mercusuar, khusunya di Banten, bukanlah khayalan. Kata dia itu adalah sesuatu yang sangat mungkin bisa dicapai, bahkan dalam hitungan tahun.

“Masalah Tangsel memang bukan masalah dana. Tapi soal pengelolaan dana untuk kepentingan pemajuan kota dan warga Tangsel. Dan semua kemacetan itu, tentu saja, berputar dan berpusat pada kepemimpinan. Dalam hal ini adalah Walikota Tangsel. Tanpa visi, kemauan, pendekatan partisipasi, dan membuang semangat nepotisme, maka akan sulit membangun Tangsel lebih cepat dari yang dibayangkan atau direncanakan,” Jelasnya, saat ditemui di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Selasa (25/6/2019).

“Apalagi diperparah oleh tipisnya semangat anti korupsi dan membangun pemerintahan yang transparan. Maka jadilah Kota Tangsel seperti bendungan air yang dapat menghimpun berjuta galon air tapi airnya dialirkan. Oleh karena itu, dibutuhkan figur baru agar dapat mengalirkan air bendungan secara konstan, merata dan lancar,” tambahnya.

Menurut Ray, dirinya melihat untuk bakal calon Walikota Tangsel mendatang ada satu figur yang memang konsen kepada pemberantasan korupsi, yang saat ini juga sedang santer diberitakan oleh media, yaitu Ade Irawan.

“Saya lihat, Ade Irawan masuk dan bagian dari kriteria di atas. Kehadiran figurnya kemungkinan akan dapat menarik kelas menengah Tangsel untuk lebih peduli pada masalah korupsi di Kota Tangsel,” ujarnya. (Ihy/Red)