Beranda Pemerintahan Rawan Terjangan La Nina, Pemkab Lebak Antisipasi Bencana Banjir dan Longsor

Rawan Terjangan La Nina, Pemkab Lebak Antisipasi Bencana Banjir dan Longsor

536
0
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya - foto istimewa

LEBAK – Wilayah Kabupaten Lebak akan mulai memasuki musim hujan pada awal sampai akhir Oktober 2020. Berdasarkan perkiraan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) musim penghujan kali ini diprediksi akan meningkat hingga 40% dari rata-rata normal sebagai akibat dari fenomena alam La Nina.

Sebagai daerah dengan zona risiko tinggi untuk kawasan banjir dan tanah longsor, Pemkab Lebak terus melakukan ikhtiar dalam melindungi dan mensejahterakan masyarakat KabupatenLebak, salah satunya dengan melakukan Apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana untuk melihat kesiapan personil dan kesiapan alat penunjang penanggulangan bencana.

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya bertindak sebagai Pembina Apel yang digelar di Jalan Alun-alun Selatan, Jumat (23/10/2020).



Dalam Apel Bupati menyampaikan meski pada saat ini sering terjadi gempa di wilayah Lebak Selatan, namun pihaknya berharap tidak terjadi bencana alam di Kabupaten Lebak.

“Dan mari kita jaga lingkungan sekitar agar tidak terjadi banjir pada musim penghujan tiba,” ucap Bupati melalui siaran tertulis.

Setelah Apel, Kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi bersama Forum Koordonasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lebak terkait kesiapsiagaan penanggulangan becana.

Bupati menyampaikan bahwa sinergitas seluruh elemen dalam upaya pencegahan bencana ini sangat penting, dan mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai, selokan atau drainase.

Bupati juga mengintruksikan kepada para camat dan Kepala Desa agar mengaktifkan sistem siaga bencana di wilayah masing-masing melalui piket kesiapsiagaan bencana.

Selain itu, Komandan Kodim (Dandim) 0603/Lebak Letnan Kolonel Inf. Nur Wahyudi mengatakan TNI/Polri siap membantu dan mendukung dalam penanggulangan bencana bahkan Komando Distrik Militer (Kodim) sudah membentuk tim penanggulangan bencana, diantaranya tim sosialisasi, tim penyebarluasan informasi, dll.

“Secara personil kami siap membantu dalam penanggulangan bencana” Jelas Dandim.

(Red)