Beranda Peristiwa Ratusan Warga Cikulur Lebak, Hari Ini Gelar Salat Id

Ratusan Warga Cikulur Lebak, Hari Ini Gelar Salat Id

Didasari dengan keyakinan kuat masyarakat terhadap metode perhitungan kalender Hijriah yang telah lama mereka anut. Ratusan warga di Kampung Bojong, Desa Cikulur, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, telah terlebih dahulu melaksanakan salat Id, Jumat (20/3/2026).

LEBAK– Didasari dengan keyakinan kuat masyarakat terhadap metode perhitungan kalender Hijriah yang telah lama mereka anut. Ratusan warga di Kampung Bojong, Desa Cikulur, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, telah terlebih dahulu melaksanakan salat Id, Jumat (20/3/2026).

Tokoh masyarakat setempat, KH Jamaludin, mengatakan, bahwa keputusan tersebut merujuk pada perhitungan yang diyakini komunitasnya.

“Di antaranya kami mengikuti Abuya Cilongok. Selain itu, di Mekkah, Arab Saudi, juga melaksanakan salat Id hari ini. Secara geografis mereka lebih barat dari kita, tapi sudah lebih dulu,” kata Jamaludin kepada awak media, Jumat (20/3/2026).

Ia mengungkapkan, prinsip utama yang dipegang adalah batas maksimal hari dalam kalender Hijriah.

“Tidak ada bulan Hijriah yang mencapai 31 hari, sehingga ketika telah mencapai 29 atau 30 hari, maka penetapan bulan baru dianggap sah. Namun demikian, perbedaan ini tidak lepas dari minimnya sosialisasi di tingkat lokal,” ujarnya.

Sementara itu, tokoh pemuda setempat Syam menyampaikan, bahwa keputusan tersebut tidak melalui koordinasi luas dengan otoritas keagamaan formal di tingkat kecamatan maupun kabupaten.

“Menurut perhitungan kami, 20 Maret ini sudah masuk 1 Syawal. Artinya wajib melaksanakan salat Idulfitri hari ini,” ucap Syam.

Ia menjelaskan, adanya perbedaan dengan organisasi keagamaan besar lainnya yang menetapkan Hari Raya Idulfitri yang jatuh pada hari Sabtu besok, warga disini tetap memilih mengikuti tokoh lokal yang mereka percayai.

“Kami mengikuti sesepuh kami, KH Jamaludin. Kami yakin beliau tidak akan salah dalam perhitungan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, meskipun perayaan Hari Idulfitri berbeda, dirinya mengimbau kepada warga untuk tetap menjaga kerukunan.

“Yang melaksanakan hari Jumat bagus, yang hari Sabtu juga bagus. Perbedaan ini jangan jadi perpecahan,” katanya

Baca Juga :  Inspirasi Baju Lebaran Anak yang Stylish

Penulis: Sandi Sudrajat

Editor : TB Ahmad Fauzi