Beranda Bisnis Ratusan Ribu UMKM di Pandeglang Tidak Tercatat di Kementerian Koperasi

Ratusan Ribu UMKM di Pandeglang Tidak Tercatat di Kementerian Koperasi

Bazaar UMKM di Benda Tangerang - foto istimewa

PANDEGLANG – Berdasarkan data yang ada di Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pandeglang saat ini ada sekitar 230 ribu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Jumlah tersebut berdasarkan hasil pendataan pada tahun 2021 kemarin.

Namun jumlah tersebut sangat jauh berbeda dengan data yang ada di Kementrian Koperasi dan UKM yakni hanya sebanyak 751 UMKM saja. Artinya, ratusan ribu UMKM yang ada di Kabupaten Pandeglang belum tercatat di Kementrian Koperasi dan UKM.

“Data UMKM Kabupaten Pandeglang yang tercatat di Kementerian Koperasi dan UKM ternyata cuma sedikit, cuma 751 UMKM. Sehingga harus segera dilakukan perbaikan,” kata Kepala Diskoperindag Kabupaten Pandeglang, Suaedi Kurdiatna, Rabu (13/4/2022).

Menanggapi selisih data tersebut, kata Suaedi, pihaknya telah mengusulkan kembali data UMKM yang tercatat di dinasnya. Sebab, jumlah tersebut nantinya akan berpengaruh pada bantuan keuangan dari pemerintah pusat.

“Sedangkan di Kemenkop dan UKM hanya ratusan saja. Ini tentunya akan mempengaruhi penerimaan Dana Alokasi Khusus (DAK) diterima Pemkab Pandeglang yang ditransfer pemerintah pusat,” terangnya.

Transferan DAK menjadi lebih kecil karena memang data UMKM Pandeglang di Kementerian Koperasi dan UKM sedikit. Padahal kenyataannya sangat banyak tidak hanya 751 saja tetapi sudah ratusan ribu pelaku UMKM yang tersebar di 35 kecamatan dan 339 desa di Kabupaten Pandeglang.

“Ya pantesan DAK diterima kecil aja. Maka dari itu kita usulkan perbaikan data UMKM di Kemenkop dan UKM,” ucapnya.

Usulan perbaikan data disampaikan
secara langsung kepada Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim di Kantornya di Jakarta. Dalam acara silaturahmi bersama Kemenkop dan UKM.

“Semoga saja ke depan akan ada kabar baik dari Kementerian untuk kemajuan UMKM Pandeglang. Karena kami juga menyampaikan gambaran program pengelolaan UMKM terpadu dan menyampaikan beberapa hal penting baik yang sedang berjalan maupun yang akan segera dilaksanakan ke depan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Begini Cara Paketin Data Haji dan Umrah Bagi Konsumen Indosat

Sementara itu, Kabid UKM pada Diskoperindag Kabupaten Pandeglang, Sukri menyampaikan, saat ini kendala yang di hadapi pelaku UMKM di Pandeglang terletak pada permodalan dan pemasaran.

“Ya hampir semua UMKM umumnya terkendala oleh permodalan dan pemasaran. Namun kami Diskoperindag memberikan motivasi dan mendorong kepada UMKM agar produknya dipasarkan melalui online, digitalisasi agar UMKM lebih maju dan mandiri,” ujarnya.

Adapun kaitan permodalan, di masa pandemi pelaku UMKM sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat.
“Dan bantuan itu di masa pandemi ini sangat membantu UMKM,” tutupnya.

(Med/Red)