Beranda Kesehatan Ratusan Nelayan Pesisir Kota Serang Belum Tersentuh BPJS Ketenagakerjaan

Ratusan Nelayan Pesisir Kota Serang Belum Tersentuh BPJS Ketenagakerjaan

Suasana sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan di aula Pelabuhan Syahbandar Karangantu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Selasa (21/8/2019).

SERANG – Ratusan nelayan di kawasan pesisir Karangantu, Kota Serang belum tersentuh BPJS Ketenagakerjaan. Padahal mereka rentan kecelakaan kerja saat melaut untuk mencari ikan.

Hal itu disampaikan Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Banten Lili Romli saat menjadi pembicara dalam sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan di aula Pelabuhan Syahbandar Karangantu, Kecamatan Kasemen, Kota  Serang, Selasa (21/8/2019).

“Ada sekitar 600 lebih lah yang belum terjamin oleh BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Lili mengatakan pihaknya bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan mengajak masyarakat terutama para nelayan di pesisir pantai Karangantu untuk menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya masyarakat pesisir belum sadar dan mengenal pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Untuk itu peran ICMI menyadarkan para nelayan, bahwa mereka rentan kecelakaan saat pergi melaut,” ujarnya.

Ia berharap pekerja sektor informal di kawasan pesisir pantai Karangantu menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan. Masyarakat harus proaktif terhadap badan-badan milik negara yang memberikan pelayanan asuransi. Sehingga para pekerja yang rentan kecelakaan mendapat asuransi dari negara.

“Program ini penting buat mereka, makanya dengan sosialisasi ini supaya mereka paham dan tahu tentang manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Kalau yang bekerja di sektor informal istilahnya itu tenaga rentan ini kan tidak ada yang menjamin kecuali dirinya sendiri,” ujarnya. (Dhe/Red)