Mengolah daging sapi maupun kambing sering menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang. Jika teknik memasaknya kurang tepat, daging bisa terasa alot dan keras saat disantap. Padahal, ada sejumlah cara sederhana yang dapat dilakukan agar daging lebih cepat empuk tanpa mengurangi cita rasanya.
Metode ini tidak hanya digunakan oleh para juru masak profesional, tetapi juga mudah diterapkan di rumah, terutama saat mengolah daging kurban menjadi sate, gulai, semur, rendang, hingga tongseng.
Potong Daging Melawan Serat
Langkah pertama yang penting dilakukan adalah memperhatikan arah serat daging. Potong daging secara melintang atau berlawanan arah serat agar teksturnya lebih lembut saat dikunyah.
Memotong searah serat justru membuat daging terasa lebih keras karena serat otot masih panjang dan utuh.
Manfaatkan Nanas dan Daun Pepaya
Cara tradisional yang masih banyak digunakan masyarakat adalah memanfaatkan nanas muda atau daun pepaya. Kedua bahan alami ini mengandung enzim yang mampu membantu melunakkan jaringan daging.
Daging cukup dibaluri parutan nanas atau dibungkus daun pepaya selama 15 hingga 30 menit. Namun, proses ini tidak boleh terlalu lama karena daging bisa menjadi terlalu lembek bahkan hancur saat dimasak.
Marinasi dengan Bahan Asam
Bahan asam seperti jeruk nipis, cuka, tomat, atau yogurt juga efektif membantu mengempukkan daging. Kandungan asam dapat memecah protein dan serat otot sehingga tekstur daging menjadi lebih lunak.
Selain membuat empuk, marinasi juga membantu mengurangi aroma amis pada daging kambing.
Gunakan Teknik Rebus Hemat Gas
Salah satu teknik populer di rumah tangga adalah metode rebus 5–30–7. Caranya cukup sederhana:
Rebus daging selama 5 menit
Matikan api dan diamkan dalam panci tertutup selama 30 menit
Rebus kembali selama 7 menit
Teknik ini memanfaatkan panas yang terperangkap di dalam panci untuk membantu proses pelunakan daging tanpa harus memasak terlalu lama.
Pressure Cooker Jadi Solusi Cepat
Bagi yang ingin lebih praktis, penggunaan pressure cooker atau panci presto bisa menjadi pilihan terbaik. Tekanan tinggi di dalam panci membantu mempercepat pelunakan serat daging.
Daging sapi biasanya empuk dalam waktu sekitar 20 hingga 35 menit, sedangkan daging kambing membutuhkan waktu lebih singkat.
Baking Soda untuk Tumisan
Beberapa restoran menggunakan baking soda dalam jumlah kecil untuk membuat daging cepat empuk, terutama untuk menu tumisan.
Cukup gunakan setengah sendok teh baking soda untuk setengah kilogram daging, diamkan sekitar 15 menit, lalu bilas hingga bersih sebelum dimasak.
Masak Perlahan agar Lebih Nikmat
Untuk masakan seperti rendang atau semur, teknik memasak perlahan dengan api kecil justru menghasilkan tekstur daging yang lebih lembut dan bumbu lebih meresap.
Semakin lama dimasak dengan suhu stabil, kolagen dalam daging akan mencair dan menghasilkan tekstur empuk alami.
Perhatikan Penggunaan Garam
Penggunaan garam juga perlu diperhatikan. Menambahkan terlalu banyak garam di awal proses memasak dapat membuat daging lebih keras. Karena itu, banyak koki memilih menambahkan garam menjelang akhir proses memasak.
Selain itu, daging yang baru keluar dari kulkas sebaiknya didiamkan terlebih dahulu pada suhu ruang selama beberapa menit sebelum dimasak agar proses pemasakan lebih merata.
Dengan teknik yang tepat, daging sapi maupun kambing dapat diolah menjadi hidangan empuk, lezat, dan menggugah selera tanpa harus membutuhkan peralatan mahal atau waktu terlalu lama.
Tim Redaksi
