TANGSEL — Sebanyak 387 calon jemaah haji asal Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 2026. Mereka tergabung dalam satu kelompok terbang (kloter) yang terdiri dari 186 laki-laki dan 201 perempuan.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengatakan para jemaah rata-rata telah menunggu giliran keberangkatan selama 13 hingga 14 tahun.
“Menunggu 13 tahun bukan tanpa ujian. Ini butuh kesabaran dan keimanan yang kuat untuk menunaikan rukun Islam kelima,” ujar Benyamin, Rabu (22/4/2026).
Pria yang akrab disapa Bang Ben itu menjelaskan, dalam kloter tahun ini para jemaah didampingi empat petugas, masing-masing dua laki-laki dan dua perempuan, serta dua Petugas Haji Daerah (PHD) perempuan.
Secara keseluruhan, Pemerintah Kota Tangsel mencatat sebanyak 1.102 jemaah akan diberangkatkan dalam lima kloter, yakni pada 22 dan 24 April serta 16, 17, dan 24 Mei 2026 melalui Asrama Haji Cipondoh.
Benyamin menjelaskan, selama di Tanah Suci para jemaah dijadwalkan menjalankan ibadah haji selama sekitar 40 hingga 42 hari.
“Ikuti arahan petugas, jaga kesehatan, dan manfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk ibadah,” katanya.
Dari sisi usia, jemaah termuda laki-laki tercatat berusia 17 tahun, sementara yang tertua mencapai 85 tahun. Untuk jemaah perempuan, usia termuda 22 tahun dan tertua juga 85 tahun.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemerintah kota telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang, termasuk transportasi selama proses keberangkatan dan kepulangan.
“Sebanyak 13 unit bus disiapkan, sekitar 10 unit digunakan sesuai kebutuhan. Konsumsi juga disediakan selama perjalanan menuju embarkasi,” tutupnya.
Hingga waktu pemberangkatan, seluruh jemaah dinyatakan siap berangkat. Pemerintah berharap mereka dapat menunaikan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Penulis: Ahmad Rizki
Editor: Usman Temposo
