Beranda Peristiwa Puluhan Rumah di Lebak Rusak Akibat Pergerakan Tanah

Puluhan Rumah di Lebak Rusak Akibat Pergerakan Tanah

Rumah warga di Cikulur, Lebak yang rusak karena pergerakan tanah. (Sandi/bantennews)

LEBAK – Puluhan rumah di Kampung Cihuni, Desa Curug Panjang, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten rusak akibat fenomena pergerakan tanah.

Pantauan BantenNews di lokasi, puluhan warga yang terdampak pergerakan tanah saat ini sudah mengungsi ke lapangan bola lantaran dikhawatirkan pergerakan tanah kembali terjadi.

Masduki, salah satu warga yang menjadi korban pergerakan tanah mengatakan, warga merasa takut dan terpaksa harus tinggal di luar rumah jika malam hari.

“Kalau malam hari pergerakan tanah tersebut dapat jelas dirasakan,” kata Masduki, Kamis (24/2/2022).

Ia menjelaskan, pada malam hari warga mengadakan ronda keliling kampung secara bergiliran, karena khawatir ada rumah warga yang roboh akibat pergerakan tanah tersebut.

“Hingga saat ini pergerakan tanah di Kampung Cihuni masih terus terjadi, bahkan jika hujan turun pergerakan tanah makin terjadi. Di setiap jam, posisi bangunan rumah ada saja perubahan. Selain itu warga juga sering mendengar suara getaran yang sangat keras,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Curug Panjang, Yadi mengatakan jika pergerakan tanah tersebut sudah terjadi sekitar sebulan lebih.

“Untuk kerusakan rumah hampir semua rumah warga yang berada di Kampung Cihuni mengalami kerusakan, bahkan sudah ada 3 rumah warga yang sudah roboh,” kata Yadi saat dihubungi BantenNews, Kamis (24/2/2022).

Yadi menambahkan, jika semua warga yang terkena dampak dari pergerakan tanah saat ini sudah diungsikan.

“Korban pergerakan tanah saat ini sudah diungsikan ke lapangan bola di depan Kantor Desa Curug Panjang,” ucapnya. (Tra/San/Red)