Beranda Pemerintahan Puluhan Pegawai Disdukcapil Pandeglang ke Jogja Tanpa Komunikasi Pimpinan

Puluhan Pegawai Disdukcapil Pandeglang ke Jogja Tanpa Komunikasi Pimpinan

Kantor Disdukcapil Pandeglang. (IST)

PANDEGLANG – Perjalanan puluhan pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pandeglang ke Jogjakarta ternyata belum ada komunikasi dengan pimpinan terkait. Hal itu disampaikan langsung Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Pandeglang.

Kepala BKD Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta mengaku kaget dan tidak mengetahui rencana kepergian puluhan pegawai Disdukcapil tersebut. Kata dia, seharunya sebelum mereka berangkat rencana tersebut dikomunikasikan terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan.

“Mungkin itu penting tapi tidak harus seperti itu mungkin ada komunikasi dengan pimpinan, kalaupun saya secara OPD sama dengan dia (Disdukcapil) tapi dia punya pimpinan, komunikasikan dengan pimpinan kira-kira apa manfaatnya dan apa pentingnya,” tegas Fahmi, Kamis (28/10/2021).

Menurutnya, jikapun rencana ke Jogjakarta sudah direncanakan jauh-jauh hari sebaiknya mereka memilih hari libur bukan di hari kerja dan tidak harus semua pegawai pergi.

“Kalaupun mau memanfaatkan itu di luar tapi tidak harus semuanya, ini secara pribadi saya juga kaget mendengarnya karena tidak ada informasi apapun pada kami. Saya tidak mengatakan ini boleh atau tidak, kalaupun mau memanfaatkan itu di luar jam kerja tidak mengganggu pelayanan. Ini kan OPD pelayanan, bagaimana kalau misalkan ada orang yang membutuhkan KTP datanya tidak valid untuk keperluan kesehatan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, dengan kepergian puluhan pegawai Disdukcapil ke Jogjakarta tanpa ada komunikasi akan menjadi catatan tersendiri di BKD.

“Kalau ini jadi catatan bagi saya, seharusnya dia itu ada komunikasi atau menyampaikan programnya ya silahkan ke pimpinan nanti bagaimana tanggapan pimpinan, saya kira begitu. Kalau ini penting silahkan tapi kalau tidak penting hari lain mungkin, saya kira pimpinan lebih bijak lah sebab kalau penting pimpinan masa pimpinan tidak memperbolehkan,” ucapnya.

Bahkan Fahmi masih tidak habis pikir dengan kepergian para ASN tersebut ke luar daerah ditengah kondisi keuangan yang sedang sulit di masa Pandemi Covid-19. “Mereka ini OPD pelayanan, saya tidak habis pikir. Ini jadi catatan saya karena saya baru tahu hari ini kalau Disdukcapil ke Jogjakarta,” tutupnya. (Med/Red)